Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Verifikasi Faktual Disaksikan KPU dan Bawaslu RI, Hanura 'PeDe' Menang di Pemilu 2024

ERY | Sabtu, 15 Oktober 2022 - 12:30 WIB
Verifikasi Faktual Disaksikan KPU dan Bawaslu RI, Hanura 'PeDe' Menang di Pemilu 2024
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (kedua dari kiri), saat verifikasi faktual yang dihadiri serta dilakukan oleh KPU RI, di Kantor DPP Partai Hanura, Jakarta, Sabtu (15/10) - Ist
-

RN – Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat (DPP Hanura) mengambil langkah cepat, dalam melakukan verifikasi faktual yang dihadiri serta dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, di Kantor DPP Partai Hanura, Jakarta, Sabtu (15/10).

Tak hanya KPU RI, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI juga hadir di markas DPP Partai Hanura, yang berada di kawasan MH Thamrin, Jakarta.

Pihak KPU RI, dihadiri langsung oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dan anggota KPU RI Mochammad Afifudin. Sedang dari pihak Bawaslu RI, dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja.

BERITA TERKAIT :
PPP: Tercium Aroma Cuan di KPU Kota Bekasi Terkait Adanya Perubahan Dapil Kecamatan
Skuad Tim Seleksi KPU DKI Dibentuk, Yang Protes Takut Bersaing

Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB itu, turut dihadirkan oleh ratusan kader Partai Hanura mulai dari pusat hingga daerah, dan telah melakukan verifikasi faktual peserta Pemilu 2024 di kantor pusat.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan, persiapan partainya untuk menyambut Pemilu 2024, lebih terlihat canggih.

Alasannya, menurut OSO, para pimpinan KPU RI dan Bawaslu RI diisi oleh wajah-wajah baru yang memiliki kredibilitas tinggi.

"Persiapan lebih canggih dari yang dulu, KPU - Bawaslu semuanya diisi oleh orang baru. Mereka sudah melihat dulu dan sekarang, kantor (DPP Partai Hanura tak berubah. Orang-orang semua hadir dan KPU menyatakan, bahwa partai ini masih berada di tempat yang sama dan sah," kata OSO didampingi Sekjen Partai Hanura Kodrat Shah seusai acara.

Ketua DPD RI Periode 2017-2019 ini pun merasa bangga, karena keterwakilan perempuan Partai Hanura di Pemilu 2024 melebihi 30 persen.

"Di umumkan KPU, syarat keterwakilan wanita di partai mencapai 33 persen, bahkan, lebih dari 33 persen. Wanita sekarang itu penentu dari kemenangan. Karena wanita itu adalah ibu kita," ungkap OSO.

Oleh sebab itu, OSO 'PeDe' partai yang dipimpinnya akan mampu duduk kembali di DPR RI. "Target menang, nggak usah pakai persentase-persentase lah. Kalau persentase tapi nggak menang ngapain? Jadi, target kita menang dan masuk parlemen (DPR RI)," tegas OSO.

HANURA SOAL PILPRES DAN KOALISI

Tak sampai disitu, OSO juga angkat bicara persoalan kandidat capres di Pilpres 2024, hingga koalisi untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024.

OSO meminta seluruh masyarakat agar bersabar, dalam menunggu kuputusan Partai Hanura di Pilpres 2024. "Pilpres nanti kita yang tentukan. Karena barang ini (sosok capres) adalah anak tuhan. Karena dipilih dari 275 juta rakyat Indonesia," ucap OSO.

"Koalisi juga belum kita tentukan sekarang. Saat ini, kawan-kawan di DPP Hanura sedang merancang koalisi yang bakal menang (di Pemilu 2024). Karena apa yang saya usulkan pasti menang," sambungnya.

Lebih lanjut, OSO menegaskan, jika pilihannya dalam kancah pemilihan presiden tak pernah salah. "Dari jaman Soeharto, Habibie, Gus Dur Megawati, SBY, Jokowi, kami selalu hadir. Dengan suasana baru, Hanura akan Bangkit, Jaya dan Menang," tutur OSO.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu RI Rahmad Bagja mengatakan, kehadiriannya di Kantor DPP Partai Hanura ingin memeriksa hasil verifikasi administasi yang dilakukan KPU RI. "Ingin memeriksa hasil verifikasi administasi berkas (Partai Hanura sebagai peserta Pemilu 2024)," kata Bagja.

Dengan nada santai, Bagja mengungkapkan, struktur pengurus Partai Hanura pada dasarnya sudah lengkap dan hadir semua.

"Yang kita lihat sekarang, ketua umumnya ada, pak sekjen ada dan bendaharanya juga ada, seluruh anggotanya juga," tutup Bagja.