Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Bawa Celurit Ancam Pegawai, Perampok Gasak Uang Minimarket Di Ciputat

BCR/RN | Rabu, 20 Januari 2021
Bawa Celurit Ancam Pegawai, Perampok Gasak Uang Minimarket Di Ciputat
Ilustrasi/Net
-

RN.co- Komplotan perampok bersenjata tajam melakukan aksi kejatahan di minimarket kawasan Suma Damai, Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Tangsel, Minggu (17/1/2021).

Para pelaku memaksa membuka rolling gate minimarket kemudian mencoba mengancam para karyawan yang ketika itu sedang merapikan toko.

"Saya lagi mau matiin AC, teman saya lagi ngepel, tiba-tiba ada yang buka rolling gatenya keras banget," ujar Alfatiani, 21, salah satu pegawai minimarket, Selasa (19/1/2021).

BERITA TERKAIT :
Riza-Marshel Didukung Empat Parpol, Ben-Pilar Punya Logistik Banyak 
Benyamin Hobi Tebar Janji Manis, Warga Tangsel: Ben Cuma Omon-Omon

Kata Alfatiani, Begitu berhasil terbuka, tiba-tiba kawanan perampok itu pun langsung masuk sembari menodongkan senjata tajamnya yang membuat para pegawai panik sehingga tidak bisa berbuat apa-apa dan melakukan perlawanan.

"Ditodong pakai sajam, saya sih enggak dipegang cuma ditodong doang pakai celurit. Yang masuk berempat. Pakai masker semua, kupluk, pakai helm satu orang. Bawa celurit satu, sisanya pisau," tuturnya.

Aksi tersebut pun terekam kamera pengintai atau CCTV. Terlihat, begitu memasuki minimarket para pelaku langsung mengancam pegawai dengan senjata tajam yang ditodongkan.

Mereka meminta agar para pegawai menurutinya untuk membuka brangkas uang yang tersimpan di dalam toko.

Atas ancaman tersebut, para pegawai minimarket pun tak dapat berbuat banyak. Alhasil, kawanan perampok itu membawa kabur uang hasil penjualan senilai puluhan juta. 

"Dia minta saya bukain dan keluarin semua isi brangkas. Rp36 juta selama operasional dua hari. Handphone temen saya juga diambil," ujar Alfatiani.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur AKP Hitler Napitupulu membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan, pelaku kini masih dalam proses pengejaran. 

"Ya sudah. Kita masih melakukan pencarian tersangka. Masih kita lidik, masih kita kejar," singkatnya