Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Pemudik Yang Diisolasi Di GOR Jalan Tanah Abang Sudah Pulang

NS/RN | Kamis, 28 Mei 2020
Pemudik Yang Diisolasi Di GOR Jalan Tanah Abang Sudah Pulang
Pengecekan SIKM di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
-

RADAR NONSTOP - Lima pemudik yang dibawa ke dalam GOR pada Selasa (26/5) sudah pulang. Kelimanya dibawa Satpol PP karena tidak bisa menunjukan SIKM di Stasiun Gambir. 

"Sudah pulang Rabu (27/5) malam. Mereka dijemputa keluarganya dan memberikan jaminan akan isolasi mandiri," aku petugas Satpol PP yang namanya enggan dseibutkan, Kamis (28/5). 

Kata dia, hingga kini belum ada lagi pemudik yang dikirim ke dalam GOR yang terletak di Jalan Tanah Abang I atau dekat Gedung KONI DKI Jakarta.  

BERITA TERKAIT :
Pria Naik Alphard Maki Polisi 'Goblok', Netizen: Lu kira Nggak Cape, Ini penghinaan
Tersangka Asusila Seorang Kakek Diciduk Polisi di Tasikmalaya

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta tegas memutus mata rantai corona. Jika ini sukses, maka pada 4 Juni akan ada pelonggaran PSBB atau Jakarta bisa normal lagi. 

Warga yang tidak memiliki izin khusus atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta, dilarang masuk dan dipaksa putar balik.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, mengatakan, pihaknya mengecek seluruh penumpang KA yang turun di Stasiun Gambir. 

"Total ada lima orang yang tidak memiliki SIKM atau surat-suratnya tidak lengkap," ujar Heru.

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, mengungkapkan, bahwa kelima orang yang tidak memiliki kelengkapan izin akan dikarantina.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat yang sudah terlanjur mudik untuk tidak nekat berangkat ke Jakarta. Kecuali, bagi yang telah memiliki izin dari tempat kerjanya masing-masing.

"Jangan ke Jakarta, sudah dikasih tahu kok. Kecuali mereka yang bekerjanya di kantoran, pasti pulangnya kemarin kan pakai izin," kata Ganjar saat ditemui di rumah dinasnya, Selasa (26/5/2020).

Adanya aturan pengetatan itu, masyarakat tidak perlu balik ke Jakarta. Apalagi, Jakarta merupakan salah satu episentrum penyebaran Covid-19.

Sekadar diketahui, meski pemerintah melarang mudik, banyak warga Jawa Tengah yang bekerja di Jakarta maupun kota besar lain seperti Bodetabek nekat mudik. Mereka menggunakan berbagai cara agar bisa berlebaran di kampung halaman masing-masing.

Ganjar menyebutkan, kebocoran pemudik sudah terjadi cukup banyak. Lebih dari 600 ribu warga Jateng yang ada di Jabodetabek nekat mudik ke kampung halaman masing-masing tahun ini.