Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Reivano Dwi, Aremania 17 Tahun Korban ke-134 Tragedi Kanjuruhan

Tori | Jumat, 21 Oktober 2022 - 11:25 WIB
Reivano Dwi, Aremania 17 Tahun Korban ke-134 Tragedi Kanjuruhan
Kondisi pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (3/10/2022)/Bola.com/Iwan Setiawan)
-

RN - Reivano Dwi Afriansyah (17), menambah daftar korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan.

Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 06.45 WIB, pagi tadi di RSUD Saiful Anwar, Malang.

"Kami dan manajemen sangat berduka atas kematian korban setelah dirawat kurang lebih selama 18 hari," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Saiful Anwar dr. I Wayan Agung, Jumat (21/10/2022).

BERITA TERKAIT :
JARI’98: Motivasi Kapolri Bangkitkan Kreativitas dan Cipta Lagu di Kalangan Aktivis & Musisi Jalanan
Gelar Pagelaran Wayang Kulit Lakon Wahyu Makhutarama, JARI’98 Apresiasi Kapolri

Wayan menjelaskan bahwa pasien bernama Reivano Dwi Afriansyah (17), warga Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, menjalani perawatan karena luka pada kepala dan tulang dada.

Pasien tersebut dirujuk ke RSUD Saiful Anwar Kota Malang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut Wayan, selama menjalani perawatan di Unit Perawatan Intensif RSUD Saiful Anwar, pasien harus menggunakan alat bantu pernafasan.

"Jadi selama 18 hari ini kita berikan alat bantu nafas ventilator, dengan kondisi (pasien) naik turun," katanya.

Wayan menyebutkan saat ini RSUD Saiful Anwar Malang masih menangani empat korban tragedi Kanjuruhan. Empat pasien itu terdiri dari dua orang di ruang reguler, satu orang dirawat di fasilitas High Care Unit (HCU), dan satu orang dirawat di unit perawatan intensif.

"Kemungkinan (bisa segera) pulang yang di low care (ruang perawatan reguler)," katanya.

Reivano merupakan korban ke-134 yang meninggal akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, selepas pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Andi Setiawan, warga Kota Malang, tercatat sebagai korban tragedi Kanjuruhan ke-133 yang meninggal dunia. Andi meninggal dunia pada 18 Oktober 2022.