Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

PTM Dimulai, Banyak Emak-Emak Parno Dan Larang Anaknya Belajar Di Sekolah 

NS/RN | Senin, 30 Agustus 2021 - 00:04 WIB
PTM Dimulai, Banyak Emak-Emak Parno Dan Larang Anaknya Belajar Di Sekolah 
Ilustrasi PTM.
-

RN - Hari ini (30/8), pembelajaran tatap muka alias PTM di DKI Jakarta bakal dimulai. Tapi, banyak emak-emak yang parno. 

Mereka melarang anaknya mengikuti PKM karena belum ada jaminan Corona benar-benar aman. 

Pembukaan kembali sekolah tatap muka ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

BERITA TERKAIT :
Emak-Emak DKI Dukung Tutup Rokok Di Minimarket Untuk Jaga Anak 
Langkah Tegas Disdik DKI Menutup Sekolah Yang Melanggar Prokes, Di Apresiasi Rekan Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga telah menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 1026 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, PTM akan digelar dengan kapasitas 50 persen pada setiap satuan pendidikan. Khusus untuk PAUD dan Sekolah Luar Biasa (SLB), Nahdiana membatasi hanya 5 peserta didik per kelas. 

Selain soal protokol kesehatan, 610 sekolah juga telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 baik pendidik maupun peserta didiknya. Secara keseluruhan di DKI Jakarta, tenaga pendidik yang telah divaksinasi mencapai 85,15 persen, sedangkan peserta didik sudah 94,03 persen.

Adapun 610 sekolah yang bakal PTM Senin nanti antara lain:

PAUD: 28 sekolah
SD: 324 sekolah
SMP: 50 sekolah
SMA: 51 sekolah
SMK: 124 sekolah
SLB: 3 sekolah
LKP: 7 sekolah
MI: 5 sekolah
MTs: 11 sekolah
MA: 7 sekolah

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengakui sejumlah orang tua enggan mengizinkan anaknya melaksanakan PTM. 

"Kalau nolak nggak sebenarnya, tapi orangtua masih khawatir anaknya terpapar COVID-19. Karena berpikirnya masih PPKM level 3," kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah, Minggu (29/8/2021).

Taga menyebut mayoritas orangtua yang tak mengizinkan anaknya melaksanakan PTM terbatas di jenjang TK dan SD kelas 1,2,3. Mengingat, siswa golongan ini belum bisa divaksin COVID-19.

"Terutama bagi orang tua yang di TK dan kelas 1,2,3 yang belum divaksin. Jadi lebih soft-nya itu tidak menolak ya sebenarnya, itu kan hak orang tua," imbuhnya.

Meskipun begitu, Taga memastikan pembelajaran akan dilakukan melalui sistem blended learning. Nantinya, sebagian anak akan belajar di rumah dan sisanya melaksanakan PTM terbatas.

#PTM   #Sekolah   #EmakEmak