Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Peringati HUT RI Ke 75, PDI Perjuangan Kab. Bekasi Sindir Kabupaten Bekasi "Belum Merdeka"

BUD | Senin, 17 Agustus 2020 - 18:18 WIB
Peringati HUT RI Ke 75, PDI Perjuangan Kab. Bekasi Sindir Kabupaten Bekasi
-

RADAR NONSTOP - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 75, dengan menggelar upacara pengibaran bendera dan beberapa perlombaan

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Jalan Inspeksi Kalimalang, No. 28, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (17/8/2020).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari Kemerdekaan RI sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan nasional, khususnya Sang Proklamator, Ir Soekarno atau biasa disebut Bung Karno. Apalagi, kemerdekaan sebagai bentuk hak segala bangsa.

BACA JUGA :
Bukan Hanya Seremonial, Pokdarwis: Pemkab Harus Serius Kembangkan Wisata di Kab. Bekasi
ARB Dan Warga Tolak Penutupan Jembatan Dua Over Pass KM 13+800 Jatimulya, Tambun Selatan

"Dengan hari Kemerdekaan ini, kita harus mensyukuri hasil perjuangan dari pendiri bangsa. Apalagi, dengan situasi Covid19 ini, semoga cepat berlalu," kata Soleman.

Soleman mengatakan, sesungguhnya kemerdekaan belum dapat dinikmati masyarakat Kabupaten Bekasi. Pasalnya, melihat daerah yang dikuasai PDI Perjuangan, masyarakatnya sudah sejahtera. Apalagi, tidak ada namanya sekolah rusak dan balita kekurangan gizi.

"Kita (sebagai warga Bekasi, red) belum merdeka. Karena hingga saat ini, masih ada saja sekolah rusak. Kekurangan gizi, ada yang tidak sekolah dan masih banyak pengangguran," ujar Soleman.

"Apalagi, di Kabupaten Bekasi ada kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Nah, CSR mereka harus dimanfaatkan untuk masyarakat," sambung dia.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Samuel Maruli Habeahan yang turut hadir menambahkan, kader PDI Perjuangan harus mengawal program dan kebijakan pemerintah, agar ada keberpihakan kepada masyarakat.

"Kita sebagai kader PDI Perjuangan sebagai Partai Pelopor, harus bersama rakyat baik susah maupun senang. Itu arti dari kemerdekaan," ucap Samuel.

Disampaikan Samuel, pihaknya juga menekankan kepada kader PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, untuk mendata jumlah pengangguran saat Covid19 ini. Sehingga, ada yang diperjuangkan untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan.

"Selain itu, kedepannya juga jangan sampai ada kekurangan gizi dan ada yang putus sekolah. Kalau masih ada, berarti warga Bekasi juga belum merdeka," tandasnya.