!-- Start Alexa Certify Javascript -->

Benarkah @GunRomli Politisi PSI Yang Kasih Umpatan Kasar ke Anies Baswedan 

NS/RN | Minggu, 21 Juli 2019 - 05:02 WIB
Benarkah @GunRomli Politisi PSI Yang Kasih Umpatan Kasar ke Anies Baswedan 
Anies Baswedan usai peresmian karya seni getah getih di Bundaran HI pada 2018.
-

RADAR NONSTOP - Karya seni getah getih menjadi heboh. Padahal saat pemasangan untuk menyambut Asian Games 2018 biasa saja. 

Tapi, ketika pembongkaran, warganet riuh. Ada yang mengkritik dengan santun dan elegan tapi banyak juga yang nyinyir ucapan kasar. 

Misalnya, @GunRomli. Akun yang diduga milik pribadi politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli itu membuat umpatan kasar. 

Anak buah Grace Natalie ini menulis kata goblok. Umpatan kasar berawal dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ogah menggunakan besi untuk Instalasi Getah Getih karena khawatir uangnya mengalir ke Tiongkok. 

Padahal menurut Guntur, Anies bisa membeli besi di tanah air.

"Komen goblok @aniesbaswedan beli besi kok harus impor, emang enggak tahu Krakatau Steel?," kata Guntur melalui akun Twitternya @GuntuRomli pada Jumat (19/7/2019).

Saking kesalnya, Guntur sampai mempertanyakan pengetahuan Anies akan penjual besi di tanah air. Malahan Guntur mengajak Anies untuk membeli besi di Cakung, Jakarta Timur.

"Kalau mau beli yang bekas, saya anterin ke juragan-juragan Madura di Cakung!," tandasnya.

BACA JUGA: Yunarto Nyinyir ke Anies dan Langsung Ralat

Untuk diketahui, Anies Baswedan menyangkal pembuatan Instalasi Seni Getah Getih dituding banyak pihak hanya membuang anggaran. Menurutnya, pembuatan patung dalam rangka memeriahkan Asian Games 2018 itu menguntungkan petani bambu.

Ia mengaku sengaja memilih monumen yang terbuat dari bambu agar menguntungkan masyarakat dalam negeri. Dia menganggap jika mengambil material seperti besi, maka harus mengimpor dan menguntungkan pihak luar negeri.

"Kalau saya memilih besi, maka itu impor dari Tiongkok mungkin besinya. Uangnya justru tidak ke rakyat kecil," ujar Anies di Balai Kota, Jumat (19/7/2019).