Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Lagi Sibuk Nyaleg, Putri SYL Bakal Terganggu Lantaran Bolak-Balik Ke Kuningan?

RN/NS | Minggu, 04 Februari 2024
Lagi Sibuk Nyaleg, Putri SYL Bakal Terganggu Lantaran Bolak-Balik Ke Kuningan?
Indira Chunda Thita Syahrul.
-

RN - Indira Chunda Thita Syahrul bakal bolak balik ke Gedung KPK, Kuningan, Jaksel. Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem ini disebut-sebut keseret kasus di Kementan.

Indira Chunda Thita Syahrul adalah putri dari mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dia dipanggil sebagai saksi kasus dugaan korupsi yang menjerat bapaknya.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengaku kalau pemanggilan hanya sebagai saksi. Dia tidak membantah akan ada pemanggilan selanjutnya untuk kepentingan penyidikan.

BERITA TERKAIT :
Eks Dirut PT HK & Sanitarindo Tangsel Jaya Digarap, KPK Korek Korupsi Tol Trans Sumatera  
Caleg Terpilih Wajib Lapor LHKPN, Yang Bikin Laporan Palsu Bisa Ditindak 

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan SYL, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan nonaktif Muhammad Hatta, serta Sekjen Kementan nonaktif Kasdi Subagyono sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan pemerasan dan gratifikasi.

Ketiganya diduga memeras ASN di Kementan. Duit setoran itu diberikan ASN Kementan lewat Kasdi dan Hatta. Jumlahnya USD 4.000-10.000 per bulan. KPK menduga SYL, Kasdi, dan Hatta telah menikmati Rp 13,9 miliar.

Selain itu, SYL dijerat dengan pasal dugaan tindak pidana pencucian uang. Dia diduga menggunakan uang setoran ASN Kementan itu untuk membayar cicilan Alphard, perawatan wajah, hingga umrah.

KPK sudah mencegah Indira Chunda Thita ke luar negeri. Dia lahir di Jakarta pada 7 April 1979.

Ia adalah lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan. Ia kemudian melanjutkan studi S2 di tempat yang sama pada tahun 2007.

Jabatannya saat ini adalah sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024  menggantikan Rapsel Ali yang meninggal pada 9 April 2023 lalu. Terpilihnya anak SYL itu karena ia menerima suara terbanyak kedua untuk dapil Sulsel I dalam Pemilu 2019.

Pengambilan sumpah jabatan anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Lodewijk F. Paulus. Tepatnya di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Selasa (12/9/2023).

Tak hanya itu, saat ini Indira juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Petrokimia Gresik sejak 25 Agustus 2020. Perusahaan ini merupakan bagian dari BUMN Pupuk, PT Pupuk Indonesia (Persero). Di sisi lain, ia pun bergabung dengan NasDem.

Di partai tersebut, Indira menjabat Ketua Umum DPP Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem periode 2019-2024. Sebelumnya, ia pernah bergabung dengan PAN dan menduduki jabatan Bendahara Umum DPP BM PAN dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN.

Lalu, pada Pemilu 2024 mendatang, Indira akan kembali mencalonkan diri sebagai caleg dapil Jawa Barat III yang mencakup Cianjur dan Kota Bogor. Sementara itu, harta kekayaan Indira menurut laman LHKPN-nya mencapai Rp16,12 miliar. Berikut selengkapnya.

#CalegDPR   #KPK   #AnakSYL