Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Banyak Yang Coba-Coba Lobi Jokowi Soal Pj Gubernur DKI

RN/NS | Selasa, 20 September 2022 - 13:01 WIB
Banyak Yang Coba-Coba Lobi Jokowi Soal Pj Gubernur DKI
Edisi cetak Radar Nonstop pada Rabu, 14 September 2022.
-

RN - Jabatan Gubernur DKI Jakarta memang seksi. Saat banyak orang yang mulai bermanuver untuk menduduki kursi bekas Anies Baswedan.

Masa jabatan Anies sebagai gubernur DKI akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Pada 13 September 2022, DPRD DKI Jakarta menyepakati tiga nama untuk diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai calon pj gubernur DKI.

Mereka adalah Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali, dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri ahtiar Baharuddin.

BERITA TERKAIT :
UMP DKI 4,9 Juta, Buruh Gimana Sikapnya? 
Tunggu Tanggal 28 November, Pj Heru Ngeri Ngomong UMP DKI

"(Nama-nama) belum sampai ke saya, mungkin baru sampai ke Mendagri," ungkap Jokowi kepada wartawan, Selasa (20/9).

Dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI Jakarta tersebut, Heru dan Marullah masing-masing mengantongi sembilan suara. Artinya seluruh fraksi di DPRD DKI yang berjumlah sembilan fraksi memilih dua figur tersebut. Setelah terpilih tiga nama usulan dari DPRD DKI, kewenangan akhir ada di tangan Jokowi yang akan memilih satu orang sebagai pj gubernur DKI.

Jokowi melanjutkan, pihaknya sudah memiliki banyak kriteria bagi seseorang yang akan ditunjuk sebagai penjabat (pj) gubernur DKI Jakarta selaku pengganti Anies Rasyid Baswedan. Meski begitu, ia tidak menyebut nama yang bakal dipilih untuk menjabat posisi DKI 1 sampai 2024 itu.

"Saya kira kriterianya banyak sekali, nanti saja kalau sudah, nanti kita putuskan," kata  Jokowi di Pintu Gerbang Gabus, Kecamatan Cibitung, kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022).

Selain dari DPRD DKI, Kemendagri juga mengusulkan tiga nama sehingga total akan ada enam nama yang diusulkan kepada Jokowi. Nama usulan dari Kemendagri bisa sama dengan tiga nama yang diusulkan DPRD DKI atau berbeda.