Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Penembakan Di Exit Tol Bintaro Dilatarbelakangi Perselingkuhan Pria O?

RN/CR | Rabu, 01 Desember 2021 - 18:51 WIB
Penembakan Di Exit Tol Bintaro Dilatarbelakangi Perselingkuhan Pria O?
-Net
-

RN - Latar belakang penembakan di exit tol Bintaro perlahan mulai terkuak. Peristiwa tersebut dilatarbelakangi perselingkuhan pria O dengan perempuan bersuami yang kabarnya baru 1 bulan menikah.

Seperti dilansir poskota.co.id, pria O dibuntuti usai chek in dari Hotel Kedaton Bogor yang berlokasi di kawasan industri Sentul, Jalan Alternatif Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Hotel yang letaknya bersebelahan dengan Hotel Big Land Sentul itu, rupanya lain dari pada hotel yang lain.

BERITA TERKAIT :
Plesiran ke Luar Negeri saat Nataru, Pejabat Pemprov Lampung Bakal Kena Sanksi
Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Digeledah Kejati, FPPJ: Tangkap Oknum DPRD Yang Terlibat

Hotel tersebut dikenal sebagai hotel transit yang bisa disewa perjam dengan super privasi.

Untuk mengakses hotel tersebut cukup mudah, di pintu depan sudah tersedia gerai pembayaran non tunai dan tunai setara loket.

Listi, isteri dari Poltak Pasaribu (korban tewas penembakan) menceritakan, suaminya dkk saat itu sedang membuntuti seseorang terkait kasus pejabat yang disebut - sebut membawa istri orang. 

Pejabat yang dimaksud ini disebut-sebut merupakan pejabat di DKI Jakarta, dari kalangan legislatif.

Namun, hasil penelusuran radarnonstop.co di Balai Kota, pria O bukanlah pejabat di DKI, baik legislatif maupun legislatif. Tapi pria O memang dekat dengan salah satu pejabat tinggi di DPRD DKI. 

Keterangan yang diperoleh radarnonstop.co, kendaraan dengan nopol B 1879 RFJ tiap hari kerja selalu tampak terparkir di lobby lama DPRD.

“Iya betul, saya sering kok markirin mobil tersebut. Dan kalau pulang malam selalu bersama perempuan,” ujar salah satu office boy yang kerap merangkap sebagi jukir di DPRD DKI Jakarta yang enggan namanya disebutkan.