Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Formula E Dicap Masalah, Kenapa Sih KPK Cepet Banget Kalau Usut Isu Di Jakarta?

NS/RN | Jumat, 05 November 2021 - 00:01 WIB
Formula E Dicap Masalah, Kenapa Sih KPK Cepet Banget Kalau Usut Isu Di Jakarta?
Ilustrasi Formula E.
-

RN - Gerak cepat KPK yang mengusut balapan Formula E menjadi cibiran dan tanda tanya besar. Ada kesan kalau lembaga anti rusuah itu terlalu terburu-buru dalam menyimpulkan suatu kasus.

Koordinator Kajian Dan Survei Jakarta Olahraga Satu (JOS) Arizal menilai, gelaran Formula E adalah momentum untuk ibukota membangkitkan ekonomi pasca Corona. "Formula E itu sangat menarik. Saya yakin gelaran Formula E bisa menyedot mata dunia untuk Indonesia," tegasnya kepada wartawan, Kamis (4/11).

Yang membuat bingung lagi kata dia, KPK terkesan seperti mengejar target dalam menuntaskan isu-isu di Jakarta. "Formula E inikan awalnya dibikin gaduh, semua orang ngoceh bak pengamat. Mereka hanya terkesan mencari sisi negatif-nya tapi melupakan kepentingan lebih besar," terang Arizal. 

BERITA TERKAIT :
Reuni 212 Di Patung Koda Dekat Monas Bakal Kena Sanksi
Formula E Kebangkitan Ekonomi Pasca Corona, JIS Dan Kemayoran Bakal Jadi Sosotan Dunia 

Balapan Formula E menurutnya, adalah momentum untuk menunjukan kepada dunia bahwa Jakarta khususnya Indonesia dalam kondisi baik dan aman. "Susah dong kalau apa-apa dikaitkan dengan politik, saya rasa ini ada keanehan saja," ungkapnya. 

Dia melanjutkan, Formula E selain bisa memangkitkan ekonomi juga menjadi ajang kampanye untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional, dan beralih pada energi ramah lingkungan. "Jadi jika kita berfikir positif, Formula E itu menjadi terobosan dalam kampanye ramah lingkungan seperti yang digaungkan Pak Jokowi," terangnya.

Diketahui, Jakarta resmi menjadi tuan rumah balap ABB FIA Formula E pada tanggal 4 Juni 2022. Keputusan tersebut ditetapkan melalui FIA World Motor Sport Council di Paris, pada 15 Oktober 2021 yang sekaligus meratifikasi kalendar balapan musim ke-8 tahun 2021/2022.

Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, Alberto Longo mengapresiasi tinggi atas terpilihnya Indonesia dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Longo juga mengapresiasi upaya Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional, dan beralih pada energi ramah lingkungan, sebuah filosofi yang senada dengan pandangan FEO.

"Apalagi dalam merealisasikan filosofi tersebut dan untuk mengambil manfaat dari trend mobil listrik dunia, Presiden Joko Widodo berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil listrik dan baterai mobil," kata Longo dalam unggahan PPID Pemprov DKI, Sabtu (16/10/2021).

Selain itu, dia juga memberikan ucapan selamat kepada Gubernur Anies Baswedan yang mengaitkan Formula E dengan program Jakarta Langit Biru untuk mewujudkan udara yang bersih.

"Gubernur Anies mengirimkan pesan bahwa menggeser kendaraan pribadi dengan transportasi umum dan mempromosikan penggunaan mobil listrik merupakan satu dari beberapa langkah yang akan ditempuh. Ini adalah upaya lintas generasi, dan Formula E akan membantu untuk merangkul partisipasi generasi muda dan para milenial," jelas dia.

KPK Klaim Profesional 

Tudingan kalau KPK terkesan mencari-cari kesalahan dibantah Ketua KPK, Firli Bahuri. Dia memastikan pihaknya tidak pandang bulu dalam mengurus perkara dugaan korupsi. Firli mengatakan KPK akan menindak tegas pelaku korupsi.

Diketahui, KPK hari ini mendapatkan laporan PRIMA terkait dugaan keterlibatan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir. Selain itu, KPK juga menyatakan sedang menyelidiki dugaan korupsi di Formula E DKI Jakarta.

"Terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi, termasuk dugaan korupsi formula E dan test PCR, kita sedang bekerja," kata Firli kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

Firli mengatakan KPK selalu mendengar masukan-masukan dari masyarakat. Firli juga memastikan KPK tidak pandang bulu dalam mengusut suatu perkara korupsi.

"Prinsipnya, kita sungguh mendengar harapan rakyat bahwa Indonesia harus bersih dari korupsi. KPK tidak akan pernah lelah untuk memberantas korupsi siapapun pelakunya, kita akan tindak tegas sesuai ketentuan hukum. KPK tidak akan pandang bulu, KPK bekerja profesional sesuai kecukupan bukti," ucap Firli.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap pemeriksaan tak mengganggu event balap mobil listrik yang digelar tahun depan.

"Tentu harapan kita semua tidak akan ada masalah dan mudah-mudahan tidak mengganggu proses event Formula E di tahun 2022," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/11/2021).

Riza mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang bergulir di KPK. Di sisi lain, politikus Gerindra itu meyakini seluruh program yang dijalankan Pemprov telah melalui perencanaan matang hingga disetujui oleh DPRD DKI.

"Yang pasti semua program-program di DKI Jakarta melalui proses panjang, mulai dari perencanaan, pengusulan dari pemprov sampai pembahasan di DPRD dan sampai persetujuan penetapan bersama DPRD. Jadi tidak ada program yang ujug-ujug begitu. Semuanya berproses," jelasnya.

Informasi awal yang diterima Riza, KPK telah memintai keterangan kepada sejumlah pihak, salah satunya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI, Achmad Firdaus. Kendati demikian, Riza enggan membeberkan lebih rinci dan memilih menunggu hasil pemeriksaan dari KPK.

"Kami hormati semua proses yang ada di KPK, kita tunggu hasilnya," imbuhnya.