Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Hadiri Peletakan Batu Pertama Gereja Karo, Anies Imbau Warga Rawat Persatuan

SN/HW | Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:29 WIB
Hadiri Peletakan Batu Pertama Gereja Karo, Anies Imbau Warga Rawat Persatuan
-

RN - Gubernur DKI Jakarta Abies Baswedan menghadiri menghadiri Peletakan Batu Pertama pembangunan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Tugu, Jakarta Utara pada Selasa (26/10) pagi.

"Terima kasih atas undangannya. GBKP selalu mengirimkan pesan keterbukaan, dan itu membuat keberadaan dari GBKP jadi kebaikan bagi berbagai unsur masyarakat di Indonesia," ujar Anies di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Anies menuturkan bahwa satu satunya kekayaan bangsa Indonesia ditengah keragaman yang sangat majemuk adalah kuatnya persatuan.

BERITA TERKAIT :
Soal PPKM Level 3, Anies Tunggu Aturan Kemenhub Apabila Diberlakukan Penyekatan Jalan
Peringati Hari Guru, Anies Pesan Agar Pendidik Mampu Menginspirasi Siswa

"Bangsa kita memang beragam. Tapi yang hebat dari kita bukan keberagamannya, masih banyak bangsa lain yang lebih beragam. Yang hebat dari Indonesia adalah di sini ada persatuan, di sini ada kebersamaan," katanya.

Menurutnya, persatuan tersebut harus dirawat dengan memberikan perasaan kesetaraan. Lantaran, kata Anies, Jakarta adalah rumah bagi semua. "Jakarta adalah tempat bagi semua merasakan dipayungi diayomi, termasuk untuk kegiatan peribadatan," tuturnya.

Lebih lanjut Anies meyakini bahwa setiap tempat ibadah berfungsu memayungi bukan saja jemaatnya yang berada di dalam rumah ibadah, tapi juga masyarakat yang berada di lingkungan tempat ibadah. 

"Karena itu adalah satu kesatuan yang akan terus berinteraksi secara dekat. Kita ingin seluruh unsur masyarakat di Jakarta merasakan bersyukur tinggal di Jakarta karena difasilitasi untuk kegiatan rohaniah, termasuk ketika melakukan pembangunan tempat-tempat ibadah," imbuhnya.

"Selamat kepada semua yang bekerja di balik proses pembangunan gereja GBKP Tugu. Mudah-mudahan bisa segera tuntas proses pembangunannya dengan tepat kualitas, tepat waktu dan tepat biaya. Semoga Natal tahun depan sudah bisa dipakai untuk beribadah," tandasnya.