Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Aje Gile! Rakyat Lagi Susah Gegara Pandemi, Anggota DPRD Kota Tangerang Pesan Baju Dinas dari Brand Mahal

DIS/RN | Rabu, 11 Agustus 2021 - 08:41 WIB
Aje Gile! Rakyat Lagi Susah Gegara Pandemi, Anggota DPRD Kota Tangerang Pesan Baju Dinas dari Brand Mahal
-

RN - Brand fesyen ternama seperti Louis Vuitton hingga Thomas Crown menjadi salah satu bahan yang digadang-gadang akan digunakan untuk pakaian dinas DPRD Kota Tangerang 2021.

Sebelumnya diketahui, anggaran pengadaan pakaian anggota DPRD Kota Tangerang 2021 naik dua kali lipat. Dari yang sebelumnya Rp 312,5 juta menjadi Rp675 juta.

Sementara itu, Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) mengatakan ada empat brand fesyen yang rencananya digunakan anggota DPRD Kota Tangerang 2021.

BERITA TERKAIT :
Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Digeledah Kejati, FPPJ: Tangkap Oknum DPRD Yang Terlibat
Proyek Banyak Dicoret, DPRD DKI Diburu 'Debt Collector'

Dan berikut keempat brand fesyen ternama yang dipasangkan dengan jenis pakaian dinas. Pertama, Louis Vuitton. Brand ternama ini disebut nantinya akan digunakan untuk bahan pakaian dinas harian (PDH) yang diketahui miliki dua setel pakaian.

Kedua, Lanificio. Bran fesyen Lanificio nantinya akan dipasangkan untuk menjadi bahan pakaian sipil resmi (PSR)

Ketiga, Theodoro. Brand Theodoro nantinya akan digunakan untuk bahan pakaian sipil harian (PSH).

Keempat, Thomas Crown. Brand fesyen Thomas Crown nantinya digunakan
untuk bahan pakaian sipil lengkap (PSL).

Terkait hal ini, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengatakan pihak telah membatalkan pengadaan baju dinas dengan 4 merek ternama.

"Ya setelah rapat tadi kami sepakat untuk dibatalkan pengadaan baju dinas di tahun 2021," katanya.

Pembatalan ini pun kata dia berdasarkan hasil masukan dari berbagai pihak dan disetujui oleh seluruh anggota dewan.

"Hal ini setelah mendengar masukan dari berbagai pihak, dan disetujui oleh seluruh anggota," ujarnya.