Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

500 Ribu Paket Bansos Corona Belum Tersalur

NS/RN/NET | Kamis, 05 November 2020 - 00:09 WIB
500 Ribu Paket Bansos Corona Belum Tersalur
-

RADAR NONSTOP - Bantuan Sosial (Bansos) untuk Corona baru terserap 87,44%. Penyerapan terhitung pada 3 November 2020.

Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat program perlindungan sosial telah terserap 87,44% hingga 3 November 2020. Realisasi penyaluran anggaran ini setara Rp112,7 triliun dari total pagu Rp128,9 triliun.

Adapun total penerima bantuan sebesar 1,4 juta orang. Angka ini masih 79,5% dari total yang ditargetkan, yakni 1,9 juta orang.

BACA JUGA :
Singapura Dan Malaysia Belum Yakin Dengan Vaksin Sinovac 
Bahaya..! Rujuk Lepas Pasien Ala RS Swasta Di DKI Bisa Sebarkan Virus Corona

Untuk bantuan tunai atau BST, penyalurannya kini baru mencapai 79,8% atau Rp25,86 triliun dari total pagu Rp32,4 triliun. Pemerintah menargetkan, penerima bantuan ini berjumlah 9 juta KPM.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengatakan, program-program perlindungan sosial yang sifatnya program reguler dan diperluas atau program-program baru semua bisa terselenggara karena kerjasama yang baik antara kementerian/lembaga dan pemda.

"Semua bisa terselenggara karena kerja sama yang baik antara kementeriam dan lembaga terkait dan Pemda," kata Juliari dalam video virtual, Rabu (4/11/2020).

Dia merinci anggaran bansos beras terserap 62,47% atau sebesar Rp3,29 triliun dari dana Rp5,26 triliun. Bansos beras diberikan kepada 20 juta KPM yang 10 juta di antaranya juga memperoleh bantuan PKH.

Lalu, untuk program keluarga harapan atau PKH telah tersalurkan sebesar 100% untuk 10 juta keluarga penerima manfaat atau KPM dengan total anggaran Rp36,71 triliun.

"Kemudian program-program lain yang sifatnya khusus yaitu yang pertama adalah untuk warga di Jabodetabek berupa program bantuan sosial sembako, yang target penerima manfaatnya," bebernya.

Sementara itu, program Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT) terserap 86,52% atau Rp 37,31 triliun dari total anggaran Rp43,12 triliun. Program sembako BPNT ini diberikan kepada 20 juta KPM. Jumlah penerima manfaat mengalami perluasan jangkauan dari rencana sebelumnya yang hanya 15,2 juta KPM.

Kemudian, penyaluran bantuan khusus seperti bansos sembako untuk warga Jabodetabek tercatat telah mencapai 82,59% dari target. Realisasi itu setara dengan Rp5,65 triliun dari total anggaran Rp6,84 triliun.

"Kemudian program-program lain yang sifatnya khusus yaitu yang pertama adalah untuk warga di Jabodetabek berupa program bantuan sosial sembako, yang target penerima manfaatnya," bebernya.

Sementara itu, program Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT) terserap 86,52% atau Rp 37,31 triliun dari total anggaran Rp43,12 triliun. Program sembako BPNT ini diberikan kepada 20 juta KPM. Jumlah penerima manfaat mengalami perluasan jangkauan dari rencana sebelumnya yang hanya 15,2 juta KPM.

Kemudian, penyaluran bantuan khusus seperti bansos sembako untuk warga Jabodetabek tercatat telah mencapai 82,59% dari target. Realisasi itu setara dengan Rp5,65 triliun dari total anggaran Rp6,84 triliun.

#Bansos   #Corona   #Mensos