Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Bantu Pemkot Kumpulkan Koin, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi 'Ngecrek' Di Jalan Pejuang Pondok Ungu

YUD/BUD | Sabtu, 15 Februari 2020 - 18:02 WIB
Bantu Pemkot Kumpulkan Koin, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi 'Ngecrek' Di Jalan Pejuang Pondok Ungu
Warga Medan Satria "Ngecrek" kumpulkan koin untuk membantu Pemkot Bekasi di Jalan Raya Pejuang, Pondok Ungu
-

RADAR NONSTOP - Melihat kondisi infrastruktur di Jalan Raya Pejuang, Pondok Ungu, Bekasi Utara yang rusak parah membuat Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim bersama warga Medan Satria tak tinggal diam, langsung turun ke jalan, Sabtu (5/4/2020).

Politisi asal Fraksi PDI Perjuangan ini  menjelaskan, sekarang ini masyarakat Medan Satria turun ke jalan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan cara mengumpulkan koin (meminta sumbangan terhadap para pengguna jalan), istilah kerennya 'ngecrek'.

Koin yang dikumpulkan tersebut, lanjut Arif, akan disumbangkan warga ke Pemkot Bekasi untuk bantuan pengaspalan dan perapihan kondisi Jalan.

BACA JUGA :
DPC PPP Kota Bekasi Bagikan Beras Dan Uang Tunai Ke Warga Bekasi Timur
DPRD Kota Bekasi Bahas Raperda Secara Daring

"Jadi, ini bentuk rasa kepedulian masyarakat terhadap Pemkot Bekasi agar membenahi jalan yang kondisinya rusak parah," tegas Arif.

Warga di sini, sambung Arif, sudah sangat kecewa sebab angka kecelakaan di Pondok Ungu, Jalan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi  sangat tinggi dan sering terjadi, apalagi kalau di musim hujan.

"Kondisi ini sangat miris. Sekarang bagaimana tidak ada lagi jalan-jalan rusak yang mengakibatkan rawan kecelakaan bagi para pengguna. Di Jalan Pondok Ungu sampai Kaliabang Bungur Bekasi Utara kondisi jalanannya cukup parah, diperkirakan sepanjang dua kilometer. Jadi kalau nanti mau diperbaiki harus semua, agar kembali rapih dan membuat nyaman bagi kendaraan bermotor," terang Arif.

Kerusakan di Jalan Pondok Ungu ini, lanjut Arif, diduga akibat adanya galian PLN, Telkom, dan sebagainya. Kemudian dihantam banjir, ini yang harus menjadi perhatian. Dan Pemkot Bekasi harus tegas dengan perusahaan-perusahaan Negara juga Swasta yang menggunakan jalan ini.

"Di Pondok Ungu ini pabrik-pabrik berdiri tegak, ya ikut terlibatlah dalam memperbaiki jalan ini, apalagi mereka mayoritas memiliki armada berat. Untuk itu, Pemkot Bekasi harus bersikap tegas dalam hal ini," ujarnya.