Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Revitalisasi Pasar Kranji Berlarut-larut, Komisi I Baru Mau Cari Tahu Problemnya

Tori/Yud | Senin, 28 November 2022 - 20:21 WIB
Revitalisasi Pasar Kranji Berlarut-larut, Komisi I Baru Mau Cari Tahu Problemnya
Revitalisasi Pasar Kranji Baru, Kota Bekasi terhenti/RN
-

RN - Pemutusan kontrak kerja sama antara Pemkot Bekasi dengan pengembang revitalisasi Pasar Kranji Baru bisa saja tergantung tingkat kesalahan yang terjadi.

Demikian dikatakan Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal saat dihubungi, Senin (28/11/2022).

Komisi I sudah mendapatkan aduan dan surat permintaan audiensi dari perwakilan para pedagang di Pasar Kranji Baru. Untuk itu, pihaknya sesegera mungkin akan melakukan komunikasi.

BERITA TERKAIT :
Sikapi Jalan Rusak, Warga Gelar Aksi Damai di Pintu Gerbang Tol Gabus Kab. Bekasi 
Forkim: Gagal Berfungsi, Saatnya Rakyat Lakukan Evaluasi Buruknya Kinerja DPRD Kota Bekasi

Menurutnya, revitalisasi Pasar Kranji Baru harus memperoleh titik temu agar bisa terlaksana maksimal sehingga pedagang bisa menempati bangunan baru sesuai harapan mereka.

"Komisi I DPRD Kota Bekasi pada intinya akan mencari jalan terbaik. Bagi saya bagaimana pasar bisa berjalan sesuai harapan sesuai rencana dalam perjanjian kerja sama," terangnya.

Faisal juga mengatakan, Komisi I bakal secepatnya meminta klarifikasi informasi yang beredar terkait revitalisasi pasar Kranji Baru di Bekasi Barat.

"Pedagang, pengembang dan pemerintah akan dimintai klarifikasi secepatnya, setelah mempelajari surat permintaan audiensi dari pedagang dan munculnya pemberitaan terkait Revitalisasi Pasar Kranji Baru," ungkap Faisal.

Pihak-pihak terkait akan dipanggil untuk dikonfirmasi terkait penarikan uang ke pedagang hingga mencapai total Rp22 miliar.

"Benar gak? Pemberitaan yang beredar itu juga nanti akan dipertanyakan," ucap Faisal.

Hal lain terkait kompensasi pengembang seperti retribusi yang wajib disetor ke pemerintah juga akan menjadi bahan pertanyaan ke pengembang.

"Semua berproses, soal panggilan akan membuat selesai masalah revitalisasi maka harus menunggu keterangan dari pihak terkait dalam hal ini pengembang, apa masalah sehingga revitalisasi berlarut-larut," paparnya.  

Terpisah, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Rommy Payan mengatakan revitalisasi Pasar Kranji Baru dalam proses telaah oleh Plt Kadisdagperin.

"Saya nunggu hasil telaah dari Plt Kadisdagperin dulu ya," jawab singkat.

 

#pasar   #kranji   #bekasi