Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Dicueki Anak Buah, Plt Bupati Bogor Ancam Depak Pejabat Mbalelo

RN/NS | Jumat, 29 Juli 2022 - 16:48 WIB
Dicueki Anak Buah, Plt Bupati Bogor Ancam Depak Pejabat Mbalelo
-

RN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan ducueki. Dia kesal dan mencak-mencak.

Iwan merasa kesal lantaran sejumlah kepala dinas dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak hadir dan pergi meninggalkan ruangan tanpa izin. Hal itu terjadi dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional dan Peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Kabupaten Bogor di Auditorium Setda pada Kamis (28/7/2022).

“Kalau kecewa unek-unek ya. Kalau saya kesal ya, marah lah karena (jabatan) Plt ini melaksanakan tugas seluruh kebupatian tanpa kecuali apapun yang menjadi tugas bupati saya yang handle (tangani). Tapi secara pribadi meng-handle terus perangkatnya tidak guyub,” tutur Iwan, Jumat (29/7/2022).

BERITA TERKAIT :
Gedung Runtuh Hingga Kereta Tergelincir di Taiwan, Begini Nasib Pekerja Migran Indonesia
70 Lebih Gempa Susulan Guncang Taiwan, 1 Tewas dan Ratusan Terluka

Iwan menegaskan, ia telah berusaha agar roda pemerintahan di Kabupaten Bogor terus berjalan. Menurutnya, seharusnya, para perangkat daerah tidak melihat secara subjektif siapa pemimpinnya saat ini.

“Psikologis kita ini bahwa mereka adalah perangkat daerah siapapun pemimpinnya ikutin. Itu baru bernegara yang benar. Siapapun pimpinannya ikutin, jangan menilai pada subjekifitas. Objektifnya saya ditugaskan sebagai pelaksana tugas berdasarkan aturan atau undang-undang. Ikutin semua jangan punya pikiran yang lain-lain gitu,” tegasnya.

Bahkan, Iwan pun dengan tegas tidak segan untuk melakukan rotasi di jajaran SKPD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor apabila diperlukan. Sebab yang dibutuhkanya adalah SKPD yang memiliki tujuan sama.

“Jangan salahkan saya kalau suatu saat kami mengubah formasi, posisi supaya kru ini satu nafas, satu suara, satu keinginan, satu langkah, dan satu frekuensi. Kalau masih begini jangan salahkan saya. Seandainya itu harus, kami akan laksanakan. Kalau masih bisa dibina ya kita bina, tapi kalau tidak bisa jangan salahkan saya ambil langkah-langkah kongkret membuat formasi dream team berdasarkan selera berdasarkan keinginan selama saya sebagai Plt,” ujar politisi Gerindra ini.

Di samping itu, Iwan menuturkan, amarahnya ini semata buka karena ingin dihormati sebagai Plt Bupati Bogor. Namun, lebih kepada etika dan menunjukkan dimata publik bahwa perangkat daerah di Kabupaten Bogor saling dukung.

“Situasi kelihatannya belum stabil, belum kondusif. Kelihatan dari kegiatan itu tidak ada satupun kepala dinas yang hadir atau meninggalkan acara tanpa izin dan belum selesai. Etikanya dimana gitu, minimal kalau keluar izin karena kita hadir ini buka saya mau dihormati tapi biar dimata publik perangkat daerah pimpinan daerah itu saling mendukung,” tegasnya.