Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Jokowi Tiga Periode Mulai Digadang-Gadang Lagi 

NS/RN | Sabtu, 19 Juni 2021 - 18:01 WIB
Jokowi Tiga Periode Mulai Digadang-Gadang Lagi 
-

RN - Jokowi tiga periode mulai digadang-gadang lagi. Komunitas Jokowi Prabowo (Jokpro) 2024 yang mulai memanaskan.

Jakpro mengggelar acara syukuran Sekretariat Nasional Komunitas Jokpro 2024. Ketua Umum Komunitas Jokowi Prabowo 2024, Baron Danardono, berharap agar deklarasi bisa dilakukan paling lama lima bulan lagi.

"Insya Allah, nanti paling lima bulan atau empat bulan lagi kita bisa berjumpa lewat acara deklarasi ketika Jokpro ini ada di 34 provinsi dan kurang lebih minimum 300 kabupaten dan kota, baru kita akan deklarasi," kata Baron dalam sambutannya, Sabtu (19/6).

BERITA TERKAIT :
Dugaan Mafia Tanah Di Pantura Coreng Muka Jokowi, Pengamat: BPN Banten Perlu Diinvestigasi
Ajakan Demo Jokowi End Game Kalah Menarik Dengan Aksi Sidak Jokowi Cari Obat Corona

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jokpro 2024, Timothy Ivan Triyono,  mengungkapkan alasan dirinya menerima gagasan memasangkan Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2024. Menurutnya, pemerintahan Presiden Jokowi saat ini perlu dilanjutkan hingga tiga periode.

"Saya menyambut pemikiran dari Mas Qodari karena saya dan Pak Baron pada dasarnya punya pemikiran yang sama, Pak Jokowi harus dilanjutkan ke periode ketiga. Karena, pembangunan ini kalau sampai dipotong bahaya nanti, kita akan mulai dari nol lagi kaya Pertamina, kita mulai dari nol lagi. Jadi, artinya Pak Jokowi harus tiga periode," ujarnya. 

Selain itu, ia menilai Jokowi penting dipasangkan dengan Prabowo karena dirinya tidak ingin polarisasi yang terjadi pada 2019 terjadi kembali pada Pilpres 2024 mendatang. Namun, ia memastikan Jokpro terbuka dengan segala masukan, baik dari yang pro maupun yang kontra.

"Jadi kalau ada yang bilang ini tidak demokratis, sangat salah sekali karena kami sangat demokrasi sekali. Kami membuka semua kemungkinan," katanya.