Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

DPRD DKI Minta Pemprov DKI Lacak yang Terlibat Kontak dengan WN India

DIS/RN | Minggu, 25 April 2021 - 14:32 WIB
DPRD DKI Minta Pemprov DKI Lacak yang Terlibat Kontak dengan WN India
-

RN – Sekitar 132 WN India telah masuk ke Ibu Kota melalui pesawat carter yang mendarat di Bandara Seokarno Hatta. Saat ini mereka sedang di karatina di hotel bilangan Jakarta Pusat.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth meminta kepada Pemerintah Provinsi Dki Jakarta untuk melakukan tracking, atau melakukan pelacakan terhadap siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan para WN India tersebut.

Hal ini, katanya, untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota. Seperti diketahui di India telah terjadi gelombang lonjakan dengan virus Covid-19 varian baru.

BERITA TERKAIT :
Wali Kota Paparkan Data Dinkes, Angka Kesembuhan di Kota Bekasi Sekitaran 94 Persen
Anies Ingatkan DKI Belum Aman dari Covid-19

"Pemprov DKI harus bergerak cepat menangani kedatangan WN India yang masuk dari Jakarta. Lakukan tracking secepatnya, karena virus Covid-19 varian baru yakni B1617 yang berasal dari India tingkat bahayanya sangat tinggi, dan cepat melakukan penularan," kata Kenneth dalam keterangannya, Minggu (25/4).

Menurutnya, hal itu harus dilakukan agar penyebaran tidak meluas dan bisa merugikan DKI Jakarta jika virus varian baru yang berasal dari India tersebut sudah menulari warga Jakarta.

"Hari ini angka positif Covid-19 di Jakarta sudah di bawah angka 1.000, dan dikhawatirkan dengan adanya kasus tersebut angka positif kembali meroket mengingat ratusan WN India masuk ke Indonesia dari Jakarta," kata pria yang disapa Kent ini.

Kent pun mengingatkan pernyataan Menkes Budi Gunawan Sadikin yang menyebutkan mutasi virus yang terjadi di India penularannya sangat cepat dan kabarnya sudah sampai ke Indonesia.

"Artinya sangat berbahaya sekali jika sudah masuk ke Indonesia. Sebagai Ibu kota, Jakarta harus benar-benar Fokus untuk bisa menghentikan penyebaran virus yang berasal dari India, dikhawatirkan angka Covid-19 kembali meroket. Sangat sulit dibayangkan jika kembali meledak angka Covid-19 di Jakarta," tegas Kent.

Seperti diketahui, sejumlah WN India dikabarkan masuk ke Indonesia. Hal tersebut terjadi di tengah lonjakan kasus Covid-19 di negara tersebut.

Kementerian Kesehatan membenarkan ada 132 orang WN India yang masuk ke Indonesia. WN India itu datang lewat Bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat carter pada Rabu 21 April 2021 malam.

Namun, Satgas Udara Penanganan Covid-19 meminta masyarakat untuk tidak panik sebab seluruh petugas dipastikan bakal melakukan pengawasan ketat dan menjalankan prosedur pencegahan Covid-19 terhadap 132 WN India.