Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Jika Wapres Dan HRS Ketemu Pasti Suasana Jadi Adem

NS/RN/NET | Minggu, 22 November 2020 - 00:04 WIB
Jika Wapres Dan HRS Ketemu Pasti Suasana Jadi Adem
-

RADAR NONSTOP - Wakil Presiden Ma'ruf Amin dikabarkan akan bertemu Habib Rizieq Syihab. Jika keduanya bertemu tentunya bisa membuat adem situasi. 

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menilai pertemuan itu penting untuk semakin merekatkan persatuan bangsa.

"Silaturahim antara dua tokoh Umat dan Bangsa ini penting dilakukan, untuk mengokohkan ukhuwah. Juga menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan bersama-sama fokus mengatasi lawan bersama yaitu COVID-19," kata Hidayat dalam keterangannya, Sabtu (21/11/2020).

BACA JUGA :
Dikirim Karangan Bunga Usai Copot Baliho HRS, Jenderal Dudung Lagi Bersinar
Ancaman Pangdam Jaya Untuk Pemasang Baliho Habib Rizieq

Hidayat berharap pertemuan Ma'ruf dan Habib Rizieq ini ini bisa melahirkan kebaikan. Menurutnya, peran Ma'ruf sebagai wapres sekaligus Ketua Umum MUI dapat menjadi penengah atas kesalahpahaman antara FPI dan TNI. Dikatakan Hidayat, sebelumnya FPI dan TNI memiliki hubungan yang baik, terutama saat membantu penanganan korban bencana alam di berbagai daerah.

"Saya dengar banyak informasi dari Kader-kader PKS yang sering turun membantu korban bencana. Bahwa di lapangan, para anggota/simpatisan FPI dan anggota TNI bahu-membahu, bergotong royong, membantu masyarakat korban bencana. Sigapnya anggota dan simpatisan FPI dalam membantu korban bencana bekerja sama dengan TNI, itu tentu karena hasil dari kaderisasi yang dilakukan oleh Habib Rizieq Syihab (HRS). Sementara HRS sendiri berkali-kali menyatakan tidak memusuhi Pemerintah juga tidak memusuhi TNI. HRS bahkan menyerukan untuk taat dan selamatkan NKRI," ungkap Hidayat.

Lebih lanjut Hidayat mengingatkan bangsa Indonesia masih menghadapi ancaman keamanan, seperti Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Menurutnya, gerakan separatis tersebut merupakan musuh nyata NKRI dan TNI, bukan Habib Rizieq atau FPI yang sering membantu kerja pemerintah dan bekerja sama dengan TNI dalam membantu korban bencana.

"Apalagi HRS sering menyerukan untuk selamatkan NKRI. Semestinya, HRS dan FPI diposisikan secara adil dan benar, sehingga seluruh potensi Koopsus dan TNI bisa diarahkan untuk selamatkan NKRI dari rongrongan separatis teroris KKB OPM yang radikal," sebut Hidayat.

Sementara Juru bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi meluruskan terkait wacana pertemuan Ma'ruf Amin dengan Habib Rizieq Syihab (HRS). Dia menyebut belum ada rencana pertemuan tesebut.

"Menanggapi berita yang berkembang terkait wacana akan adanya pertemuan antara Wapres dengan HRS, perlu disampaikan penjelasan sebagai berikut. Bahwa, sampai saat ini, Wapres belum memiliki rencana atau agenda untuk bertemu dengan HRS," kata Masduki, dalam keterangannya, Sabtu (21/11/2020).

Masduki menyebut hingga kini Ma'ruf Amin juga belum memberikan pernyataan terkait pertemuan tersebut. Selain itu, belum ada juga inisiatif Ma'ruf Amin untuk bertemu HRS.

"Wapres juga belum pernah mengeluarkan pernyataan, juga belum pernah memiliki inisiatif untuk bertemu dengan HRS," ucap Masduki.

#HRS   #Wapres   #Pertemuan