Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Catut Nama Pram-Doel, Pemburu Jabatan Goyang BUMD Jakarta 

RN/NS | Rabu, 02 April 2025
Catut Nama Pram-Doel, Pemburu Jabatan Goyang BUMD Jakarta 
Ilustrasi
-

RN - Para pemburu jabatan di Jakarta mulai tidak sabar. Mereka bermanuver kasak-kusuk mencari peluang untuk duduk dielit BUMD.

Para pemburu itu diduga memainkan isu negatif dengan mengaitkan kinerja direksi atau managemen BUMD. "Pemainnya biasalah orang lama, si tukang klaim," beber sumber di lingkaran aktivis Jakarta yang namanya enggan disebutkan, Rabu (2/4). 

Si pemburu kabarnya juga mengklaim sebagai pendukung dan relawan Pramono Anung-Rano Karno. Padahal, saat pilkada si pemburu cuma klaim kiri kanan. 

BERITA TERKAIT :
Viral Ancol Kumuh Dan Banyak Sampah, Benarkah Dampak Pengurangan Karyawan?

"Kan ente tau kalau Si B jago klaim. Ngaku kerja padahal cuma klaim aja dia. Biasa pemain lama, pakai cara lama untuk dapat posisi. Pas dapat nanti ilang dia," bebernya. 

Si B kata dia, memakai pola lama dalam bermanuver. "Terbukti era Anies jadi komisaris di BUMD tapi pas jadi belaga bego dan sok miskin dia," terangnya. 

Kabar beredar saat ini ada beberapa BUMD yang sedang dibidik oleh pemburu. Si pemburu kabarnya mengincar posisi komisaris atau dewan pengawas.

"Kemarin bikin acara dari BUMD, yang setoran gak dihajar. Yang gak setoran kena gebuk dan diganggu pastinya," beber sumber itu lagi.

Sementara pengamat politik dan kebijakan publik Adib Miftahul menilai, para petualang jabatan di Jakarta memang diaktori oleh orang-orang lama. "Ya pemainnya itu-itu aja dah, saya gak sebut nama cuma semua tau pastinya," ungkapnya.

Pendiri Kajian Politik Nasional (KPN) ini melanjutkan, Pram bukanlah pemimpin kemarin sore. "Dia paham siapa yang berkeringat siapa yang cuma klaim," ungkap Adib. 

Adib juga yakin Pram sudah memegang data para pencatut nama yang main klaim untuk mencari keuntungan pribadi. "Mas Pram bukan orang baru, dia aktivis dan politisi senior di nasional. Jadi paham dengan para pemburu jabatan," tegasnya.