Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

PDIP Godok Calon Gubernur Jakarta, Dari Ahok, Om P, Andika Hingga Basuki Lagi Diolah

RN/NS | Jumat, 26 April 2024
PDIP Godok Calon Gubernur Jakarta, Dari Ahok, Om P, Andika Hingga Basuki Lagi Diolah
Ahok dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.
-

RN - PDIP mulai menggodok sejumlah nama untuk diusung di pemilihan gubernur-wakil gubernur Jakarta pada Pilkada 2024. Sederet nama mulai dimunculkan. 

Mereka adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma, Menpan-RB Azwar Anas, mantan ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi atau Om P.

Ada juga nama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hingga Mantan Panglima TNI Andika Perkasa.

BERITA TERKAIT :
Operasi Jegal Anies Mencuat, Airlangga Sebut Cuma Gerak-Gerak Aja 
Ogah Tergoda Ambisi Zulhas, Golkar Mulai Cium Aroma Busuk PAN Duetkan RK-Zita?

Sekretaris DPD PDIP Jakarta Pantas Nainggolan tidak membantah kalau partainya sedang menggodok beberapa nama-nama tokoh yang berpotensi diusung. 

Kader PDIP yang digodok untuk diusung di pemilihan gubernur-wakil gubernur Jakarta antara lain Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menpan-RB Azwar Anas, mantan ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

"Ini kita masih dalam proses penjaringan, tetapi dalam konteks sumber daya ya PDI-Perjuangan cukup banyak. Bisa saja seperti Risma, Ketua DPRD (Prasetyo), bisa aja, kita banyak potensi. Termasuk juga misalnya Azwar Anas," kata Pantas.

Kemudian Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hingga Mantan Panglima TNI Andika Perkasa.

"Pak Basuki Juga, termasuk juga Pak Andika Perkasa. (Ahok) ya dia kader kader kita juga, tapi kan dalam mengambil keputusan pasti kita mempertimbangkan banyak hal," ucap Pantas.

Ada tiga kriteria yang dipakai PDIP untuk menentukan calon gubernur Jakarta. Pertama, berkomitmen dalam mengimplementasikan ideologi Pancasila.

Kedua, bisa memenuhi harapan Jakarta ke depan. Ketiga, mengutamakan persatuan dan toleransi yang tinggi dan membuat Jakarta tetap sebagai cermin Indonesia.