Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

KPK Mau Periksa Lukas, Ini Pesan Tokoh Adat Sekanto Papua untuk Warga

BCR | Rabu, 05 Oktober 2022
KPK Mau Periksa Lukas, Ini Pesan Tokoh Adat Sekanto Papua untuk Warga
Ketua Adat Sekanto Keerom Papua Didimus Werare -Ist
-

RN - Ketua Adat Sekanto Keerom Papua Didimus Werare meminta kepada masyarakat Papua untuk membiarkan KPK melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur KPK Lukas Enembe yang diduga terlibat dalam kasus Korupsi.

Warga Papua khususnya yang masih berada di kediaman Lukas Enembe untuk kembali ke rumah masing - masing agar KPK dapat menjalankan tugasnya dalam melakukan pemeriksaan dengan baik terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe. 

Hal itu diungkapkan Didimus Werare saat di temui di Keerom Papua, selasa 4/10/2022.

BERITA TERKAIT :
Wali Kota Semarang Digarap KPK, Penderitaan Para Kader PDIP? 
KPK Tunda Pemeriksaan, Inikah Berkah Bupati Sidoarjo Dukung Prabowo?

Menurut Didimus terkait kasus LE kami sudah melihat sudah ada dua kali panggilan KPK namun LE tidak hadir, dan kami  mendukung KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe secara profesional.

Pihaknya mendukung KPK agar diproses melalui jalur hukum demi kelancaran penyelesaian kasus tersebut. "KPK harus memeriksa Lukas Enembe beserta pejabat terdekatnya agar semua yang berkaitan dengan kasus korupsi dapat dihukum,” ujar Didimus.

Didimus Werare mengatakan Lukas Enembe harus sadar dan mau diperiksa KPK sesuai aturan hukum, apabila pihaknya merasa benar segera disampaikan kepada KPK.

“Kami orang adat tidak akan melakukan intervensi karena tidak mau ada pengorbanan yang sia-sia", tegas Ketua Adat Sekanto Keerom Papua itu.

Pihaknya mengingatkan kepada seluruh warga Papua agar memperbolehkan tim KPK masuk karena Lukas Enembe harus taat hukum.

“Warga dari wilayah Keroom tidak ada yang bergabung dengan Lukas Enembe, mereka bekerja dan tinggal bersama keluarga masing-masing,” pungkasnya.

#Papua   #KPK   #Adat