Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Katanya Peduli Rakyat, Baju Dinas DPRD DKI Kok Sampai 1,7 Miliar  

RN/NS | Jumat, 02 September 2022 - 17:08 WIB
Katanya Peduli Rakyat, Baju Dinas DPRD DKI Kok Sampai 1,7 Miliar  
-

RN - Disaat rakyat menjerit dan maraknya korban PHK, DPRD DKI Jakarta sepertinya malah menikmati baju keren. 

Baju tersebut masuk dalam mata anggaran dengan harga sekitar Rp 1,7 miliar. Bahkan, kini lelang pengadaan pakaian baru untuk para anggota DPRD DKI Jakarta telah tuntas. Proyek ini dimenangi oleh peserta lelang bernama CHIU.

Dari situs LPSE DKI Jakarta, Jumat (2/9/2022), lelang ini diberi nama 'Penyediaan Pakaian Dinas dan Atribut DPRD' dengan kode tender 53092127. Tender ini terdiri atas empat paket dengan sumber dana berasal dari APBD Jakarta 2022.

BERITA TERKAIT :
Bosnya (Michael) Mundur, Pengamat: PSI Jakarta Terancam Kena Tsunami?
Lebih Besar Dari KUA-PPA, Ini Potensi Masalah APBD DKI Jakarta,

Tahap lelang saat ini ialah masa sanggah. Lelang ini berada pada satuan kerja Sekretariat DPRD DKI Jakarta.

"Nama pemenang CHIU. Alamat Muara Karang," tulis situs tersebut.

CHIU mengajukan harga penawaran Rp 1.723.719.000 (Rp 1,7 miliar). Harga negosiasi ialah Rp 1.722.542.400 (Rp 1,7 miliar).

Sebelumnya, anggaran Rp 1,7 miliar untuk baju baru anggota DPRD DKI ini menuai sorotan. Sekretariat DPRD DKI Jakarta menyebut anggaran pengadaan baju dinas sebesar Rp 1,7 miliar telah sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengadaan baju dinas baru itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

"Di Pasal 12-nya mengatakan pakaian dinas dan atribut pimpinan dan anggota DPRD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat 1 huruf d," kata Sekretaris DPRD DKI Jakarta Firmansyah kepada wartawan, Rabu (30/3).

"Saya tegaskan bahwa Rp 1,7 miliar ini untuk 106 pimpinan dan anggota serta masing-masingnya mendapat lima setel," sambungnya.

Firmansyah merinci harga tiap baju dinas tersebut di antaranya Rp 4,9 juta untuk dua pakaian sipil harian, Rp 2,7 juta untuk satu pakaian dinas harian lengan panjang. Kemudian, Rp 3,6 juta untuk satu pakaian sipil resmi dan Rp 3,6 juta untuk pakaian khas daerah.

"Itu sudah termasuk ongkos jahit. Sedangkan bahan baju dinasnya menggunakan wol," ucapnya.