Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co
Mutunya Standar ISO

Kerjasama Bidang Gas Bumi & Teknologi Infrastruktur LNG, PGN Tandatangani MoU Dengan PT PAL Indonesia

Tim/NS/RN | Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:57 WIB
Kerjasama Bidang Gas Bumi & Teknologi Infrastruktur LNG, PGN Tandatangani MoU Dengan PT PAL Indonesia
-

RN - Dalam rangka meningkatkan penguasaan teknologi dalam pengelolaan gas bumi, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani nota kesepahaman dengan PT PAL Indonesia (Persero). 

PGN dan PAL akan melakukan kajian mengenai kerja sama pengembangan, pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan teknologi gas, khususnya infrastruktur LNG.

Nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan dan Direktur Utama PAL Kaharudin Djenod.

BERITA TERKAIT :
Polemik Bisnis PCR Luhut & Erick Thohir, Ini Kata Mahfud MD
Wasapda Dengan Orang Yang Ajak Patungan Bisnis Jadi Modus Cari Duit 

“PGN dan PAL akan melaksanakan kajian bersama mengenai pengembangan dan pembangunan LNG Carrier, storage tank gas untuk kebutuhan bisnis PGN, dan gasifikasi peralatan dan sarana pendukung pabrik PAL. Kami berharap pelaksanaan kajian dapat berlangsung secara komprehensif,” jelas Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan.

PGN dan PAL juga akan melaksanakan joint marketing dalam program gas for marine, salah satunya konversi kapal. Apalagi PGN memiliki program layanan gas bumi untuk sektor transportasi laut melalui Konversi transportasi sektor laut menjadi berbahan bakar LNG, seperti konversi Pertamina International Shipping (PIS). 

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur gas yang dimiliki oleh PGN, serta potensi kerjasama lainnya yang mendukung pertumbuhan bisnis PGN maupun PAL.

PAL merupakan BUMN yang memiliki keahlian di bidang perkapalan dan alat apung, peralatan pembangkit listrik, peralatan industrI minyak dan gas, turbin, konstruksi lepas pantai, dan alat permesinan lainnya. 

“Secara teknis, PAL memiliki kapabilitas yang lebih, sehingga PGN akan menyerap banyak pembelajaran dari PAL nantinya,” ujar Heru.

Menurut Heru, penting bagi PGN sebagai Subholding Gas memiliki kemampuan penguasaan aspek teknologi. PGN sebagai salah satu industri di bidang minyak dan gas memiliki risiko dan berbiaya besar, sehingga membutuhkan penguasaan teknologi sekaligus pemahaman terhadap aspek komersial. Dengan mengedepankan aspek teknologi dan komersial dapat mendorong pelaksanaan proyek strategis yang efektif dan efisien.

Sementara Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muctasyar mengaku bahwa PGN tetap melaksanakan manajeman mutu berstandar ISO. Penguasaan teknologi sangat untuk menjaga infrastruktur pipa maupun non pipa yang berada di tempat-tempat yang sulit dijangkau. 

Begitu juga dengan perluasaan infrastruktur gas bumi yang tidak mudah dan tetap sesuai dengan aspek safety. Dia berharap, kerjasama dengan PAL ini dapat bermanfaat bagi PGN dalam melaksanakan ke depan seperti Kepmen-13, Pasokan LNG ke Kilang RU IV Cilacap, Terminal LNG Teluk Lamong, FSRU di beberapa lokasi, serta Trading PGN. 

“Apabila PGN dapat terus meningkatkan aspek teknologi, maka akan dapat memberikan layanan energi yang optimal bagi masyarakat luas. Berbagai upaya dilakukan agar PGN dapat mengoptimalkan peran sebagai pengelola gas bumi di Indonesia yang handal dan profesional sesuai dengan nilai-nilai good corporate governance,” ujar Achmad.

#PGN   #Bisnis   #GasNegara