Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co
Klaster Keluarga

Kini Virus Corona DKI Sudah Masuk Ke Rumah

NS/RN | Senin, 18 Januari 2021 - 06:09 WIB
Kini Virus Corona DKI Sudah Masuk Ke Rumah
Ilustrasi
-

RADAR NONSTOP - Warga Jakarta diminta waspada. Tetap melakukan protokol kesehatan alias prokes agar aman dari virus mematikan tersebut.

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Jakarta bertambah 2.559 kasus pada Minggu (17/1). Penambahan kasus baru itu didominasi klaster keluarga dan komunitas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan, pihaknya telah dilakukan tes PCR terhadap 17.001 spesimen. Hasilnya, 2.559 orang positif Covid-19.

BACA JUGA :
Opening Restoran, Ada Rizky Billar Tapi Digerebek Satpol PP
Biang Corona Ada Di DKI, Jabar, Jateng Dan Jatim 

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.395 kasus. Sebab, terdapat akumulasi data sebanyak 836 kasus dari 1satu RS BUMN dan satu laboratorium swasta, (selama) lima hari terakhir yang baru dilaporkan," kata Dwi dalam keterangan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dwi menjelaskan, penambahan kasus banyak terjadi di lingkungan keluarga dan komunitas. "Perlu tetap menerapkan 3M, di mana pun dan kapan pun. Maka, kita harus bekerja sama menekan laju penyebarannya," imbaunya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 410 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 21.679 (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 227.365 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 201.907 dengan tingkat kesembuhan 88,8 persen. Adapun total 3.779 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9 persen.

Sebelumnya, Sabtu (16/1), DKI Jakarta mencatatkan rekor kasus Covid-19, dengan 3.536 kasus baru.