Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Heboh Video Porno Mirip Gisel, Hotman Paris Ingatkan Kasus Hot Artris

NS/RN/NET | Senin, 09 November 2020 - 06:00 WIB
Heboh Video Porno Mirip Gisel, Hotman Paris Ingatkan Kasus Hot Artris
-

RADAR NONSTOP - Gisella Anastasia alias Gisel memang apes. Dia selalu diterpa isu miring soal video porno.

Lalu, apa kata pengacara kondang Hotman Paris Hutapea?

Lewat Instagram, Hotman memberikan nasihat hukum terkait kelalaian dalam menyimpan video porno.

BACA JUGA :
Nih, Artis Termahal Dalam Jagat Hiburan 
Joshua March Resah Dikaitkan Dalam Video Porno Mirip Gisel 

"Dalam 2 hari ini tersebar video porno yang diduga seorang artis cewek terkenal. Kepada artis tersebut, hati-hati. Persiapkan tim pengacara kamu," ujarnya seperti dikutip dari akun Instagram sang pengacara, pada Senin (9/11/2020).

“Kepada cewek tersebut hati-hati, persiapkan tim pengacara kamu. Karena dulu pernah ada contoh kasus puluhan tahun lalu yaitu aktor penyanyi AL dan dua cewek LN sama CT yang salah satu klien saya,” ujarnya.

“Bukan hanya yang menyebarkan konten pornografi yang kena tapi juga yang lalai menyimpan sehingga tersebar. Pasal 27 ayat 1 UU ITE dan UU Pornografi. Jangan sampai Anda kena karena membuat dan lalai menyimpan video porno,” ujarnya.

Peredaran video syur mirip Gisella Anastasia beredar di media sosial sejak 7 November 2020. Hal itu membuat nama penyanyi 29 tahun tersebut menjadi Trending Topic Twitter Indonesia sepanjang hari.

Pada Minggu (8/11/2020), daftar pencarian teratas Twitter masih diisi oleh ibu satu anak tersebut dengan tagar ‘Gisel Viral’.

Peredaran video itu sudah dilaporkan oleh Febriyanto Dunggio, Ketua Umum Aliansi Pejuang Muda Indonesia ke Polda Metro Jaya, pada 7 November 2020.

Sang pengacara menilai, peredaran video itu sudah membuat kegaduhan di masyarakat.

“Meski ada bantahan dari artis terkait, tapi kami perhatikan belum ada langkah hukum terkait pembuat dan penyebar video tersebut. Sehingga ada kecurigaan soal bantahan itu. Karena itu perlu dilakukan penyelidikan oleh polisi.”