Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Pasien Corona Di Surabaya Dan 27 Karyawan Sampoerna Positif

NS/RN/NET | Senin, 04 Mei 2020
Pasien Corona Di Surabaya Dan 27 Karyawan Sampoerna Positif
Ilustrasi PSBB di Surabaya, Jawa Timur.
-

RADAR NONSTOP - Pasien Corona di Surbaya bertambah. . Jumlah penambahan pasien tersebut, mengakibatkan rumah sakit rujukan pasien positif COVID-19 di tiga daerah yang menerapkan PSBB mengalami kelebihan kapasitas.

Diketahui, jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Surabaya ada 59 orang. Dari 59 pasien, 27 karyawan Sampoerna. Penambahan ini terjadi saat hari ke-6 PSBB Surabaya Raya.

"Jadi di wilayah PSBB Surabaya Raya, di Surabaya ada tambahan 59 kasus positif. Sidoarjo ada tambahan 8 dan Gresik ada 2," kata Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (3/5/2020).

BERITA TERKAIT :
Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Stop Liga 1!
Kenapa PT LIB Tolak Usulan Polisi Percepat Laga Arema Vs Persebaya?

Sementara Ketua Satgas Rumpun Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi menjelaskan dari 59 tambahan di Surabaya, 27 merupakan karyawan Sampoerna.

"Yang baru diumumkan di pusat dari Sampoerna ada 27, dari tambahan 59 positif di Surabaya hari ini," tambah Joni.

Joni menjelaskan di Surabaya kini total ada 554 orang yang terkonfirmasi positif Corona. Sementara di Sidoarjo ada 119 orang dan Gresik 32 orang. Jumlah penambahan pasien tersebut, mengakibatkan rumah sakit rujukan pasien positif COVID-19 di tiga daerah yang menerapkan PSBB mengalami kelebihan kapasitas.

Di Surabaya, pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS rujukan sebanyak 395 orang, Sidoarjo 62 orang dan Gresik 97 orang.

"Karena overload, maka kami mengupayakan agar Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Universitas Airlangga (Unair) dijadikan rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Kapasitasnya sebanyak 200 orang," kata Joni.

"Selain RSKI Unair, Pusat Penelitian dan Pengembangan Manajemen dan Humaniora Kesehatan di Jalan Indrapura Surabaya juga akan dijadikan RS rujukan pasien positif COVID-19. Kapasitasnya besar, cukup itu 500 orang," imbuhnya.