Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Banyak Konsumen Online Tertipu Dengan Foto, Dilihat Bagus Tapi Hasilnya Jelek

NS/RN/CR | Sabtu, 21 Desember 2019 - 00:00 WIB
Banyak Konsumen Online Tertipu Dengan Foto, Dilihat Bagus Tapi Hasilnya Jelek
-

RADAR NONSTOP - Ini peringatan buat para pembeli. Jika ingin membeli barang di online harus diperhatikan. 

Karena, banyak pedagang yang bermain curang. Misalnya saat di foto barang itu bagus dan oke. Tapi, pas sampai ke konsumen dan dipriksa ternyata barang itu jelek.

Hal itu disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di hadapan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto saat meresmikan 13 daerah tertib ukuran di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Kota Bandung, Jumat (20/12/2019). 

BERITA TERKAIT :
Selain Diskon Pajak Kendaraan bermotor, Pemprov DKI Juga Beri Keringan Pajak Bangunan
Ayo Bayar Pajak Kendaraan, Bakal Ada Diskon Dan Penghapusan Denda

Emil sapaan Ridwan Kamil dalam sambutannya menyinggung mengenai kecurangan jual beli tidak hanya terjadi di pasar melainkan platform online. Ada kasus konsumen mendapatkan barang tidak sesuai dengan tampilan.

"Jadi barang yang datang nggak sesuai dengan fotonya. Tertipu dengan foto yang ditampilkan. Jadi pak menteri (Mendag) sekarang kecurangan dagang online juga harus diawasi," ungkap Emil.

Menanggapi pernyataan Emil, Agus mengaku akan mengevaluasi regulasi e-commerce. Pihaknya akan memperketat pengawasannya untuk melindungi konsumen dari kecurangan pelaku usaha online.

"Iya nanti kita sedang evaluasi untuk jual beli online ini dan memang e-commerce ini kita sedang evaluasi peraturan peraturannya," tutur Agus.

"Pada dasarnya kita akan memudahkan usaha tanpa mengurangi pengawasan. Supaya lebih fair dalam jual beli. Terutama ini dalam hal melindungi konsumen," ujar Agus.

Aksi pedagang online banyak yang menipu. Misalnya, konsumen beli barang A tapi pas dilihat kualitasnya malah D. 

Bahkan, banyak juga konsumen sudah memesan barang dan janji tiga hari sampai tapi datangnya seminggu.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto berjanji akan mengawasi ketat transaksi jual beli online di Indonesia. Langkah itu untuk melindungi konsumen dari kecurangan dari pelaku usaha.