RN - Ujian nasional (UN) bakal muncul lagi. UN sempat dihapus pada tahun 2020 saat Nadiem Makarim menjabat sebagai Menteri Pendidikan.
Kini Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengaku sedang melakukan kajian untuk penerapan UN. "Masih dalam proses pengkajian," kata Mu'ti di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (5/11).
Tak hanya soal penerapan kembali UN, Mu'ti mengatakan Kemendikdasmen turut mengkaji soal kebijakan zonasi dan Kurikulum Merdeka. Khusus kebijakan zonasi, ia akan mengundang dinas pendidikan Provinsi seluruh Indonesia untuk rapat membahas sistem zonasi.
BERITA TERKAIT :Ia mengatakan tidak mungkin melakukan perubahan suatu kebijakan pendidikan di tengah tahun ajaran.
"Jadi perubahan itu, perubahan atau tidak ada perubahan itu akan kami sampaikan di awal tahun ajaran," kata dia.
Sistem ujian nasional dihapuskan dalam kurikulum Merdeka yang diterapkan zaman Mendikbudristek Nadim Makarim.
Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian sebelumnya telah mendorong Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali memberlakukan sistem Ujian Nasional (UN).
Hetifah menilai penerapan kembali sistem UN dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk memetakan perkembangan pendidikan di Indonesia.
"Intinya kita memang perlu data yang bisa dimanfaatkan secara nasional untuk bisa membandingkan kondisi dan hasil belajar atau pendidikan dari satu daerah dengan daerah lain," kata Hetifah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/10).