Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Indonesia Keok Di WTO Soal Nikel, Jokowi Meradang Dan Sebut Zaman VOC

RN/NS | Minggu, 04 Desember 2022
Indonesia Keok Di WTO Soal Nikel, Jokowi Meradang Dan Sebut Zaman VOC
-

RN - Indonesia kalah digugatan Uni Eropa dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Gugatan itu terkait nikel yang dilarang ekspor ke luar negeri.

Dampak dari kekalahan itu maka Indonesia harus mengalirkan nikelnya ke luar negeri lagi.

Jokowi menegaskan Indonesia memiliki tekad untuk menjadi negara maju. Namun, keinginan itu terasa dihambat oleh negara maju agar impian itu tidak bisa terealisasi.

BERITA TERKAIT :
Siapa Biang Kerok Pemain Ekspor 5,3 Juta Ton Bijih Nikel ke China, KPK Jangan Kelamaan Dong
Eksportir Dapat Warning Dari Menkeu Seri Mulyani 

Pernyataan itu dicuitkan Jokowi saat mengomentari ekonomi-politik terkait gol gugatan Uni Eropa dan WTO.

"Indonesia menghentikan ekspor nikel bahan mentah dan menggenjot hilirisasi industri. Akibat kebijakan tersebut, Indonesia digugat oleh Uni Eropa di WTO, dan kalah," kata Jokowi lewat akun Twitter-nya, dicuitkan Jokowi pada Sabtu (3/12/2022).

Jokowi mengaku akan melakukan banding atas gugatan tersebut. "Ini seperti zaman kompeni VOC. Bila dulu ada kerja paksa dan tanam paksa, kini ada ekspor paksa, yakni lewat gugatan Uni Eropa di WTO, yang memaksa Indonesia mengekspor nikel mentah, padahal Indonesia ingin nikel diolah di dalam negeri," ucapnya.

Menurut Jokowi, Indonesia tidak perlu berkecil hati dan takut. Soal kekalahan Indonesia atas Uni Eropa dalam gugatan di WTO, akan ada babak kedua lewat banding yang diajukan Indonesia.

"Apa pun tantangannya, Indonesia tetap melangkah menjadi negara maju," kata Jokowi.