Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co
Hasil Survei

Ukuran Bra Kecil Bikin Cewek Gak Pede, Suntik Payudara Lagi Ngetren

NS/RN | Selasa, 22 Februari 2022
Ukuran Bra Kecil Bikin Cewek Gak Pede, Suntik Payudara Lagi Ngetren
Ilustrasi
-

RN - Suntik payudara lagi ngetren. Hal ini disebabkan lantaran para cewek tidak pede jika ukuran bra-nya kecil. 

Seorang ilmuan dari Amerika Serikat (AS) melakukan survei kepada 40.000 ribu cewek di dunia. Hasilnya, banyak wanita yang ukuran payudara atau branya kecil merasa tidak pede. 

Di Indonesia, 82 persen ukuran payudara sekitar antara 32-34 dengan volume 250-350 cc alias rentang cup A-C. Uniknya banyak wanita ukuran buah dada-nya tidak sama alias besar sebelah. 

BERITA TERKAIT :
Irma Darmawangsa Bikin Heboh, Pernikahan Putra Pemilik Queen Klinik Sunter Bertaburan Selebriti
Jangan Kaget Kalau Lihat Muka Cewek Jakarta Terbakar Dan Bopeng, Ini Penyebabnya...

Misalnya, 62 persen ukuran buah dada lebih besar kiri ketimbang kanan. Atas dasar itulah banyak wanita di Indonesia melakukan suntik payudara. 

Memperbesar payudara ada dua jenis perta filler payudara. Metode untuk membesarkan payudara tidak seperti operasi bedah pada umumnya.

Walau harganya murah, tapi model filler berisiko karena tindakan ini seperti pilihan terakhir apabila implan dan injeksi lemak tidak bisa dilakukan.

Dilansir Ultimoclinic, payudara memiliki konstruksi pembuluh darah yang cukup kompleks dan suntik filler berpotensi menimbulkan efek samping seperti kanker, stroke bahkan kematian secara mendadak.

Pakar dokter kecantikan mengatakan, efek samping yang mungkin terjadi yaitu pembengkakan akibat infeksi pembuluh darah tersumbat dan berujung pada kematian.

Apabila memungkinkan untuk melakukan filler payudara, pastinya harus dilakukan oleh tenaga profesional yang bersertifikat dan berpengalaman seperti spesialis dokter kecantikan.

Selain filler ada juga metode operasi payudara. Metode ini harganya mahal dan juga penuh dengan resiko. Nah, beberapa ahli kecantikan menyarankan, untuk memperbesar payudara yang paling alami dan aman yaitu olahraga. 

Sebagai perbandingan, wanita kulit putih asal Rusia, Finlandia, Norwegia, Amerika Serikat, Venezuela, dan Kolombia dilaporkan sebagai pemilik buah dada terbesar di dunia dengan rata-rata volume 1.668 cc alias ukuran cup D dan lebih besar. Rekor payudara terbesar di dunia dipegang oleh Annie Hawkins asal Amerika Serikat dengan ukuran bra 48V.

Sementara itu, wanita Filipina dan Malaysia dinobatkan sebagai negara dengan wanita berpayudara terkecil sedunia. Artinya, ukuran payudara cewek Indonesia masuk dalam golongan sedang. 

Tapi, tidak sedikit wanita Indonesia yang memiliki ukuran buah dada lebih dari 36. Semua ini tergantung dari kadar hormon estrogen dalam tubuh.

Suntik Dan Tewas 

Memiliki payudara besar menjadi dambaan semua orang. Tapi jika Anda suntik bukan kepada ahlinya maka nyawa taruhannya. 

Seperti nasib seorang perempuan inisial RCD. Cewek 34 tahun ini ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di daerah Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. 

Polisi menduga korban tewas akibat tindakan malpraktik. Jasad korban ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (19/2). Dari pengecekan awal di handphone korban diketahui RCD sempat melakukan filler payudara dengan seseorang.

"Jadi dia ada janjian sama seseorang untuk suntik payudara. Biayanya Rp 3,5 juta," kata Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Roland Manurung saat dihubungi, Senin (21/2/2022).

Namun, orang yang melakukan filler payudara kepada korban bukan seorang dokter. Dari pengecekan riwayat percakapan di handphone korban diketahui terduga pelaku merupakan teman dari korban sendiri.

"Dia (pelaku) bukan dokter. Makanya kita duga ada kesalahan di situ. Cuman untuk pastikan kami masih dalam rangka lidik (penyelidikan)," jelas Roland.

Roland belum memerinci soal identitas pelaku. Dia hanya menyebut pelaku diduga merupakan seorang transpuan.

"Kalau dari luar terlihat seperti cewek tapi kalau dari keterangan saksi kemungkinan dia transpuan. Kendalanya kami belum dapat rekam medis dia (korban)," katanya.

Dugaan malpraktik filler payudara ini muncul usai polisi menemukan cairan yang keluar dari payudara korban. Riwayat percakapan di handphone korban pun menunjukkan sebelum meninggal dunia korban telah melakukan filler payudara.

"Tapi untuk percakapan dia yang kami temukan dengan seseorang hasil cek handphone itu bahwa ada cairan yang keluar dari payudara yang habis disuntik. Jadi kedinginan. Makanya menurut saya itu (malpraktik). Kemungkinan ya tapi dia bukan dokter," tutur Roland.

Jasad korban sendiri telah diserahkan ke pihak keluarga. Polisi kini tengah melalui upaya pemanggilan kepada pelaku yang melakukan suntik filler payudara kepada korban.