Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Bandar Narkoba Yang Suplai Sabu Ke Pelaku Begal Tabrak Perwira Polisi  

NS/RN/NET | Minggu, 21 November 2021 - 19:01 WIB
Bandar Narkoba Yang Suplai Sabu Ke Pelaku Begal Tabrak Perwira Polisi  
Perwira polisi yang ditabrak bandar narkoba.
-

RN - Bak film aksi, seorang bandar narkoba berhasil melarikan diri dari sergapan polisi. Seorang anggota Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Lukas Marbun mengalami patah tulang setelah dilindas bandar narkoba. 

Bandar narkoba tersebut adalah penyuplai sabu kepada para pelaku begal yang menewaskan karyawati Basarnas di Kemayoran, Jakpus.

"Pelaku melarikan diri dan sekarang masih dilakukan pengejaran," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, Minggu (21/11/2021).

BERITA TERKAIT :
Formula E Kebangkitan Ekonomi Pasca Corona, JIS Dan Kemayoran Bakal Jadi Sosotan Dunia 

Polres Metro Jakarta Pusat membuat tim untuk mengejar pelaku tersebut. Tim saat ini dibagi ke beberapa wilayah untuk melacak pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di rest area Km 208B Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (21/11) pukul 06.00 WIB. Bermula ketika tim Unit 2 Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat yang dipimpin Kompol Indrawienny Panjiyoga menyelidiki informasi tersebut.

Tim kemudian berangkat ke Cirebon setelah diperoleh informasi bahwa pelaku berada di sana. Namun, setiba di lokasi, pelaku melakukan perlawanan.

Pelaku berusaha melarikan diri dengan menabrak anggota. Akibatnya, seorang anggota Iptu Lukas mengalami patah kaki setelah dilindas pelaku.

Hengki menjelaskan jaringan ini terbongkar setelah pihaknya menangkap pelaku begal yang menewaskan pegawai Basarnas Mita (22) di Kemayoran, Jakpus. Hasil pemeriksaan, para pelaku ternyata mengonsumsi narkoba sebelum melakukan aksinya.

Dari situ polisi kemudian melakukan pengembangan untuk mengejar jaringan pengedar hingga bandarnya.

"Tim Satuan Narkoba Polres Jakpus mencari bandar sabu yang diduga sering menyuplai kepada pelaku pelaku kejahatan kekerasan di wilayah DKI Jakarta," ujar Hengki.