Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Romelu Lukaku Ngamuk Dapat Julukan Ini

ERY | Selasa, 05 Oktober 2021 - 15:38 WIB
Romelu Lukaku Ngamuk Dapat Julukan Ini
Romelu Lukaku - Net
-

RN – Memutuskan hengkang dari Inter Milan ke Chelsea, mungkin jadi keputusan yang salah bagi Romelu Lukaku. Di tanah Ratu Elizabeth ini, Lukaku terlalu banyak haters yang menyebutnya cuma memikirkan gol. Sontak, tudingan ini membuat Lukaku murka.

Striker anyar Chelsea, Romelu Lukaku, mengaku sangat membenci jukukan poacher alias striker oportunis, yang kadung melekat pada dirinya.

Saat ini, Lukaku dikenal sebagai salah satu pemain nomor 9 paling berbahaya di dunia. Catatan 255 gol di level klub dan 67 gol di kancah sepak bola internasional menjadi buktinya.

BERITA TERKAIT :
Neymar Frustrasi Kembali Dibekap Cedera
Hotel Lionel Messi di Barcelona Terancam Dirobohkan

Musim 2021/2022 ini, Lukaku memutuskan kembali ke klub lamanya, Chelsea. Lukaku pun langsung menyihir Premier League dengan ketajamannya. Sejauh ini ia sudah mencetak tiga gol dari enam laga di Premier League musim ini.

Dalam wawancara dengan UEFA baru-baru ini, Lukaku pun menyebut bahwa kekuatan terbesarnya sebagai pemain bukan hanya sebagai pencetak gol. Bahkan, ia membenci predikat poacher.

“Bentuk tubuh saya, saya cukup besar. Semua orang berpikir saya semacam target man: hanya memegang bola dan menjadi pemburu gol. Tapi saya tidak pernah bermain seperti itu dan saya membencinya," ujar Lukaku.

“Kekuatan terbesar saya adalah saya berbahaya ketika menghadap ke gawang, karena saat itulah saya jarang membuat pilihan yang salah," tambah penyerang berusia 28 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Lukaku pun mencoba menjelaskan maksud dari pernyataan bahwa dirinya menjadi pemain berbahaya ketika sudah menghadap ke gawang lawan.

“Setelah saya mengoper bola, saya tahu di mana saya harus memposisikan diri di dalam kotak. Saya bisa melakukan sedikit segalanya dan di beberapa pertandingan ketika saya tahu ada banyak ruang di belakang pertahanan, saya bermain secara berbeda," tutur Lukaku.