Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Laskar Biru Sia-siakan Skill Brutal Romelu Lukaku

ERY | Kamis, 30 September 2021 - 19:06 WIB
Laskar Biru Sia-siakan Skill Brutal Romelu Lukaku
Romelu Lukaku - Net
-

RN - Sempat menjadi predator gol saat masih bermain di Inter Milan, Romelu Lukaku malah melempem di Chelsea. The Blues pun disebut mantan pelatih Inter, Antonio Conte, tak bisa menggunakan Lukaku dengan baik.

Seperti yang diketahui, Conte pernah mengasuh Lukaku ketika masih menjabat sebagai pelatih Inter Milan. Dua musim mereka bekerja sama di satu tim, sebelum memilih pisah jalur pada musim panas tahun ini.

Conte memutuskan cabut dari Giuseppe Meazza karena, diduga, ketidakselarasan visi dengan manajemen klub. Sementara Lukaku memilih hengkang karena urusannya dengan Chelsea belum selesai.

BERITA TERKAIT :
Neymar Frustrasi Kembali Dibekap Cedera
Hotel Lionel Messi di Barcelona Terancam Dirobohkan

Dan sejauh ini, Lukaku sudah menciptakan empat gol dari tujuh penampilannya di semua kompetisi. Tentu, itu bukan catatan yang buruk dari penyerang yang berhasil membawa Inter Milan meraih Scudetto musim lalu.

Banyak yang beranggapan kalau Lukaku telah membuat Chelsea menjadi kian sempurna. The Blues, pada musim sebelumnya, kekurangan sosok penyerang yang mampu diandalkan dalam urusan mencetak gol.

Ternyata, tidak semua pihak puas dengan performa Lukaku. Conte merasa kalau striker asal Belgia itu belum mencapai titik terbaiknya, dan menyalahkan Chelsea karena dianggap tidak mampu memanfaatkannya dengan baik.

"Musim lalu, mereka tidak memiliki penyerang tengah yang layak, jadi mereka melakukan rotasi posisi, sedangkan Romelu adalah titik referensi yang nyata dalam serangan," ujar Conte kepada Sky Sport Italia.

"Jika mereka bisa mengetahui cara menggunakan Lukaku, maka Chelsea bisa jadi tim yang harus dikalahkan di Liga Champions musim ini," lanjutnya.

Conte memiliki pandangan yang tinggi terhadap kualitas Lukaku sebagai seorang penyerang papan atas Eropa. Tapi, ia menyarankan kepada mantan pemainnya tersebut untuk tidak lupa mengembangkan dirinya lebih jauh lagi.

"Saya pikir dia masih bisa menjadi lebih baik, terutama tekniknya. Dia sudah berada di level yang sangat tinggi, tapi seorang pemain harus terus berkembang sampai hari pensiunnya," tutur Conte.

"Di tengah permainan, ada momen di saat Lukaku harus 'dinyalakan', tapi selain itu dia adalah salah satu striker tertangguh untuk dihadapi, sebab dia bisa memberikan kerusakan pada area manapun di lapangan,” sambung dia.