Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Tekan Corona, Giliran Bandung Jiplak Ganjil Genap DKI 

NS/RN | Kamis, 02 September 2021 - 02:01 WIB
Tekan Corona, Giliran Bandung Jiplak Ganjil Genap DKI 
Ilustrasi
-

RN - Penerapan ganjil genap atau gage di DKI Jakarta dinilai sukses. Gage untuk menekan mobilitas warga yang hendak ke jantung kota. 

Alhasil, penurunan Corona saat ini di Jakarta mulai terlihat. Nah, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) akan memberlakukan ganjil-genap pada akhir pekan untuk kendaraan yang akan memasuki Kota Bandung melalui jalur tol. 

Kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka meminimalisasi mobilitas masyarakat di masa PPKM level 3.

BERITA TERKAIT :
DPRD DKI Yang Marah Saat Kena Gage Dipecat? 
Mau Tekan Corona, Jangan Malu Ikuti Jejak Anies Baswedan

Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP M Rano Hadianto mengatakan kebijakan ganjil-genap kendaraan akan diberlakukan tiap akhir pekan yaitu dari hari Jumat, Sabtu dan Minggu. 

Ganjil-genap akan dilaksanakan pada lima titik gerbang tol masuk ke Kota Bandung."Pelaksanaannya di gerbang-gerbang tol masuk ke Kota Bandung yaitu mulai di gerbang tol Pasteur, Pasir Koja, Moch. Toha, Kopo, dan Buahbatu," ujarnya, Rabu (1/9). Ia melanjutkan, kebijakan ganjil-genap dilakukan sejak pukul 06.00 Wib hingga pukul 21.00 WIB.

Rano menuturkan kebijakan ganjil-genap kendaraan baru diterapkan kepada kendaraan yang akan masuk ke Kota Bandung melalui gerbang tol. Kebijakan ganjil-genap di pusat Kota Bandung sendiri masih dievaluasi pasca beberapa kali dilakukan penerapan ganjil-genap.

"Sementara kita lakukan ganjil-genap yaitu akses tol yang menjadi favorit atau jalur utama masyarakat untuk masuk ke Kota Bandung," katanya.

Ia mengungkapkan, ganjil-genap kendaraan dilakukan untuk meminimalkan mobilitas masyarakat yang akan masuk ke Kota Bandung. Apalagi saat ini Kota Bandung telah masuk ke zona level tiga penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dimana sejumlah pelonggaran sektor kegiatan usaha dilakukan.

"Pertimbangannya untuk tetap mengendalikan mobilitas masyarakat khususnya pada saat weekend sehingga masyarakat tidak euforia atau terlena," katanya.

Ia menambahkan, diperlukan pengendalian mobilitas yang mengarah ke pusat kota maupun ke tempat wisata di masa PPKM Level 3.