Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Mbak You Ramal Jokowi Lengser 2021, Deddy Corbuzier Lebih Baik Nonton Alay 

NS/RN/NET | Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:35 WIB
Mbak You Ramal Jokowi Lengser 2021, Deddy Corbuzier Lebih Baik Nonton Alay 
-

RADAR NONSTOP - Mbak You bikin heboh. Dia meramal Presiden RI Joko Widodo akan lengser pada 2021.

Yang bikin viral lagi, Jokowi dikatakan akan lengser karena adanya kerusuhan yang dibuat masyarakat. Tapi, ramalan itu membuat Deddy Corbuzier geram. 

Dalam YouTube channelnya, Deddy mengaku lebih baik menonton orang joget di aplikasi TikTok dan Bigo ketimbang melihat ramalan yang dituturkan peramal itu.

BACA JUGA :
Kecam Mbak You Soal Jokowi Lengser, Deddy: Teorinya Tong Sampah  

"Jangan lah orang-orang kayak begitu jangan di... hahhh," ujar Deddy sambil menghembuskan nafasnya, dilihat detikcom dalam YouTube channelnya, Sabtu (16/1/2021).

"Saya mendingan nontonin orang alay menari-nari di Bigo atau di TikTok atau dimana gitu yang penting menghibur," tegas Deddy.

Bagi Deddy, ramalan yang dituturkan peramal itu cukup banyak. Ia menegaskan ketidakpercayaannya terhadap ramalan itu.

Diketahui, Mbak You memang sempat menjelaskan adanya ramalan mengenai pesawat jatuh. Hal itu juga turut dikomentari salah satu presenter Tanah Air ini.

Deddy Corbuzier merasa tragedi pesawat jatuh masih mungkin akan terjadi tanpa harus mengetahuinya dari ramalan.

"Dibanding sama orang yang ngaku peramal gitu ya. Meramal sesuatu yang diramalin kan banyak. Teorinya kan tong sampah," jelas Deddy dengan kalimat satirnya.

"Kalau saya (ibarat peramal) kasih 100 masalah ya masa satu nggak kejadian. Pesawat jatuh ya pasti akan jatuh lagi pesawat nanti. Ada artis ditangkep, ya pasti ada artis ditangkap," tegas Deddy.

Bagi Deddy, kehebohan yang dibuat Mbak You bukan sebuah ramalan. Deddy menegaskan hal ini dilakukan semata-mata untuk mencari uang saja.

Dalam videonya itu, Deddy menegaskan agar publik pintar memilih dan memilah informasi yang akan dipercaya.

"Itu bukan ramalan, itu nyari duit itu. Jadi mikirlah teman-teman," tutup Deddy.