Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co
Klaster Demo

Polisi Yang Hadang Demo UU Cipta Kerja Juga Kena Corona 

NS/RN/NET | Sabtu, 17 Oktober 2020 - 00:09 WIB
Polisi Yang Hadang Demo UU Cipta Kerja Juga Kena Corona 
Ilustrasi polisi jaga demo UU Cipta Kerja.
-

RADAR NONSTOP - Bukan hanya pendemo yang nolak Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang kena Corona tapi polisi ternyata juga terjangkit. Di Bekasi, ada delapan petugas yang dinyatakan positif.

Kepolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, delapan anggota polisi yang positif Covid-19 terdiri atas tujuh anggota Polsek Cikarang Barat dan satu Kapolsek Muaragembong.

Menurut Kapolres, mereka semua terlibat langsung dalam proses pengamanan aksi unjuk rasa massa buruh dan mahasiswa di sejumlah titik di Kabupaten Bekasi. Apalagi, wilayah Polsek Cikarang Barat yang menjadi sentral aksi unjuk rasa di Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA :
Lucu, Bocah Ini Keciduk Emaknya Saat Demo Di Istana Bogor
Takjub... Mahasiswa Gelar Sholat Berjamaah Di Patung Kuda Sebelum Ke Istana Jokowi 

Hendra menjelaskan, kedelapan anggota yang positif Covid-19 pasca demo tolak UU Cipta Kerja itu masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Saat ini mereka tengah melakukan isolasi secara mandiri di tempat isolasi terpusat maupun rumah masing-masing.

"Mereka masuk OTG, sudah diisolasi mandiri. Kita doakan agar bisa segera pulih kesehatannya," katanya kepada wartawan, Jumat (16/10).

Pihaknya tak melarang dilakukannya aksi unjuk rasa. Namun, lebih baik untuk dihindarkan karena situasi pandemi corona ini.

"Silakan (demo) walaupun lebih baik tidak karena lagi pandemi. Tetap patuhi protokol kesehatan, walaupun kondisi di lapangan sulit ya," katanya.

Hendra juga meminta agar Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, agar segera melakukan pengetesan Covid-19 terhadap pekerja yang ikut aksi demo karena dikhawatirkan tertular Covid-19.