Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Penjagal Hewan Kurban Meninggal Di Atas Domba 

NS/RN/NET | Sabtu, 01 Agustus 2020 - 11:01 WIB
Penjagal Hewan Kurban Meninggal Di Atas Domba 
Ilustrasi pemotongan hewan kurban.
-

RADAR NONSTOP - Epin Supriyatna (50) dikenal sebagai penjagal hewan kurban. Warga Kampung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, meninggal mendadak di atas domba yang akan disembelihnya.

Epin sudah sangat dikenal warga sebagai tukang jagal. Ketua panitia kurban kampung tersebut, Mamun (68) mengemukakan, sosok epin memang kerap diserahkan tanggung jawab sebagai jagal hewan kurban.

Kata warga setempat, peristiwa tersebut terjadi begitu saja. Kala itu, proses penyembelihan hewan kurban sedang dilakukan seperti biasa.

BACA JUGA :
Gandeng DPRD Kota Bekasi, LAZ Ucare Launching Power Qurban dan Distribusikan Makanan Siap Saji
Bantuan 1000 Kambing 1000 Kampung Dibilang Hoax, Ini Jawaban Cawawakot Tangsel Dari PKS

Pada tahun ini, ada satu ekor sapi dan tiga ekor kambing yang akan disembelih. Untuk urutan pertama penyembelihan, hewan kurban berupa sapi yang dipotong oleh panitia. Ketika itu, proses penyembelihan berlangsung normal.

Kemudian disusul dengan menyembelih kambing. Penyembelihan kambing pertama pun berjalan normal, tidak ada masalah. Namun, saat akan menyembelih kambing kedua, korban yang hendak memotong leher hewan kurban menggunakan golok tiba-tiba jatuh pingsan.

Warga yang melihat Epin langsung menolong. Sayangnya Epin sudah wafat saat dibawa ke rumah sakit. Sebelum akan menyembelih hewan korban, Epin dikabarkan sedang sakit. 

Ketika peserta kurban dan panitia mengadakan rapat pada malam takbiran, almarhum Epin menyatakan kesanggupannya untuk menyembelih hewan kurban.

Sementara Kakak korban, Aan (60) mengatakan, adiknya memang terbiasa menyembelih hewan kurban, saat Idul Adha maupun untuk warga yang hendak hajatan.

Tetapi saat akan menyembelih hewan kurban, sang adik diakuinya memang dalam kondisi tidak fit karena sedang sakit darah tinggi dan lambung.

Meski begitu, pihak keluarga ikhlas menerima kejadian itu sebagai musibah