Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co
Muktamar PKB

Cak Imin Aklamasi, Bali Bisa Bawa Hoki Bagi Calon Ketua Umum Parpol Yang Ingin Terpilih Lagi

NS/RN | Rabu, 21 Agustus 2019 - 01:12 WIB
Cak Imin Aklamasi, Bali Bisa Bawa Hoki Bagi Calon Ketua Umum Parpol Yang Ingin Terpilih Lagi
-

RADAR NONSTOP - Bali bukan hanya indah dan damai. Tapi, Pulau Dewata itu diyakini mampu menjadi hoki bagi para bos parpol yang ingin terpilih aklamasi. 

Kali ini yang merasakan hoki-nya adalah Abdul Muhaimin Iskandar. Dia terpilih aklamasi sebagai ketua Umum DPP PKB Periode 2019-2024 dalam sidang Pleno ke-4 Muktamar PKB 2019 yang berlangsung di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8) dini hari.

Ketua Sidang Pleno Ke-4 Muktamar PKB, Ida Fauziah didampingi Sekretaris Sidang Syaifullah Mak’sun selanjutnya menetapkan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua PKB periode 2019-2024.

Penetapan tersebut berdasarkan dukungan dan permintaan dari DPW PKB seluruh Indonesia saat menyampaikan pandangan umum terhadap Laporan Pertanggungjawaban DPP PKB Periode 2014-2019.

BACA JUGA: Cak Imin Ngaku Sebagai Anak Mega

Setelah Muhaimin ditetapkan, sidang diskor sampai dengan Rabu, 21 Agustus 2019 pukul 09.00 WITA. Sebelum PKB, Megawati Soekarnoputri juga dipilih secara aklamasi sebagai Ketum PDIP. 

Kongres ke-5 PDIP di Bali pada Kamis (8/8/2019) dilaksanakan di Grand Inna Bali Beach Hotel dan menetapkan Megawati sebagai formatur tunggal.  

Ajaibnya lagi, PDIP dan PKB memiliki kesamaan dalam segi tanggal yakni sama-sama dimulai pada tanggal 8. 

Jokowi saat memberikan sambutan sempat bingung kenapa PKB menggelar acara sama dengan PDIP di Bali.
"PKB menggelar Muktamar di Bali, setelah 12 hari yang lalu PDIP menggelar kongres di Bali. Saya kadang-kadang mikir, PDIP kan punya alasan kuat gelar kongres di Bali, karena basis terkuat PDIP di Bali," Kata Jokowi kala berpidato di Muktamar PKB, Nusa Dua, Bali, Selasa (20/8).

Lebih lanjut, Jokowi mempertanyakan tujuan utama PKB menggelar Muktamar di Bali. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memperkirakan bahwa PKB bertujuan untuk meraup suara besar di Bali pada Pemilu berikutnya.

"Saya tak tahu alasannya apa. Saya nebak-nebak, jangan-jangan PKB ingin memperoleh suara besar di Bali," kata dia.

"Hati-hati Pak Gubernur (Bali I Wayan Koster), hati-hati, Ketua DPD-DPD [PDIP] hati-hati," tambah Jokowi sambil disambut tertawa. Diketahui, Wayan Koster juga merupakan Ketua DPD PDIP Bali.

Jokowi mengatakan sudah sewajarnya apabila PKB yang identik dengan kalangan Nahdliyin ingin memperkuas jangkauan suaranya di Bali. Ia mengatakan PKB yang identik dengan kalangan Nahdliyin yang memiliki kedekatan dengan para pemeluk agama Hindu dengan prinsip pluralisme.

"Dan tujuan akhirnya untuk persatuan dan kebangkitan bangsa," kata Jokowi.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara Pemilu Legislatif 2019 di Bali, PDIP menjadi jawara dengan raihan 1.257.590 suara. Sementara, PKB hanya ada di posisi delapan dengan capaian 49.695 suara.

Sebelumnya Cak Imin sapaan akrab Muhaimmin Iskandar memuji-muji Megawati yang hadir di acara Muktamar. Dia menyatakan, kalau dirinya adalah anak dari Bu Mega.
 

#CakImin   #MPR   #PKB