Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

CONMEBOL Berang Copa America 2019 Dituduh Penuh Korupsi

ERY | Senin, 08 Juli 2019 - 00:48 WIB
CONMEBOL Berang Copa America 2019 Dituduh Penuh Korupsi
Lionel Messi - Net
-

RADAR NONSTOP – Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) bereaksi keras setelah bintang Timnas Argentina, Lionel Messi, menuding Copa America 2019 penuh korupsi.

Menurut CONMEBOL, tuduhan semacam itu dinilai tak bisa diterima dan tidak menunjukkan rasa hormat.

Kritik dan tudingan keras dilontarkan Messi setelah Argentina menang 2-1 atas Timnas Chile pada perebutan peringkat ketiga Copa America 2019 di Corinthians Arena, Sao Paolo, Minggu (7/7) dini hari WIB.

BACA JUGA :
Barcelona Bakal Letoy Tanpa Messi, Bisa Digilas Dortmund
Messi Seumur Hidup Bersama Barcelona

Pada pertandingan tersebut Messi diganjar kartu merah setelah bertikai dengan pemain Chile, Gary Medel, pada menit ke-37.

Messi marah dengan tindakan wasit tersebut. Sebagai bentuk protes, Messi menolak mengambil medali perunggu miliknya. Bintang Barcelona itu juga menuding Copa America penuh korupsi dan gelar juara sudah diatur agar menjadi milik Brasil.

CONMEBOL tak tinggal diam dengan tudingan tersebut. Mereka mengeluarkan penyataan resmi walau tidak menyebutkan secara spesifik nama Messi di dalamnya.

"Pilar fundamental dari fair play adalah menerima hasil dengan loyalitas dan respek. Hal yang sama berlaku untuk keputusan wasit, yang juga seorang manusia dan takkan pernah sempurna. Tidak bisa diterima akibat insiden-insiden terkait kompetisi, yang melibatkan 12 negara. Semuanya dalam kondisi yang sama," tulis CONMEBOL, seperti dilansir Fox Sport.

"Ada tuduhan-tuduhan yang tak mendasar dan salah dan menghakimi integritas Copa America. Tuduhan-tuduhan seperti itu menunjukkan sikap kurang menghormati terhadap kompetisi ini, seluruh pesepakbola yang terlibat, dan ratusan tenaga profesional di CONMEBOL," imbuh CONMEBOL.