Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Paulo Dybala Bikin Serigala Roma Panik!

ERY | Kamis, 07 Maret 2024
Paulo Dybala Bikin Serigala Roma Panik!
Paulo Dybala - Net
-

RN – Barcelona merencanakan merekrut striker AS Roma Paulo Dybala. Performa gemilang pemain depan Timnas Argentina ini membuka harapan Barca untuk memboyongnya.

Dybala mengalami kebangkitan di Roma. Sempat tenggelam di Juventus dan kemudian bergabung dengan Roma pada 2022, Dybala kembali menunjukkan ketajamannya.

Musim ini, La Joya sudah mengemas 20 gol selama 26 pertandingan bersama Giallorossi. Bahkan ketajaman pemain berusia 30 ini kian mengilap sejak Roma ditangani Daniele De Rossi.

BERITA TERKAIT :
Mbappe Gabung Real Madrid Karena Ronaldo
Koleksi 45 Trofi, Lionel Messi 'GOAT'

Pelatih yang menggantikan Jose Mourinho ini seperti berhasil mengeksplorasi kemampuan Dybala secara maksimal.

Dirinya kian moncer di pertandingan Roma selama di bawah penanganan De Rossi. Termasuk hattrick yang dicetaknya saat Roma menang 3-2 atas Torino.

Kini, Roma menapak ke lima besar dan mengancam posisi Bologna yang menduduki peringkat empat.

Roma juga masih bertahan di Liga Europa. Di perempat final, I Lupi bertemu Brighton and Hove Albion.

Kembalinya Dybala menjadikan Barca tertarik untuk merekrutnya. Hanya, raksasa La Liga Spanyol ini harus merogoh kocek sebesar 12 juta Euro bila ingin mendapatkan servis Dybala.

Bila mampu memenuhi permintaan itu, Barca berpeluang menggaetnya. Apalagi gaji Dybala jauh lebih rendah dibandingkan saat masih bermain di Juve. Besaran gajinya dinilai masih dalam jangkauan Blaugrana.

Barcelona sesungguhnya sudah lama membidik Dybala. Bahkan dirinya sudah menjadi target saat Lionel Messi, kapten timnas Argentina, masih menjadi bagian Barca.

Hanya rencana itu selalu gagal sehingga Dybala gagal datang ke Barca. Rencana Barca memburu striker Argentina lainnya, Lautaro Martinez yang bermain di Inter Milan, juga gagal.

Persoalannya, Barcelona lebih butuh pemain sayap [kiri] ketimbang centre forward atau gelandang serang.

Selain itu perekrutan Dybala bisa berbenturan dengan rencana Blaugrana mempermanenkan Joao Felix. Apalagi, mereka menempati posisi yang sama.