Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co
Gaduh Dan Viral

Heru Turun Tangan Soal Ruko Capok Jalan, Wali Kota Jakut & Camat Jangan Diem Bae

RN/NS | Senin, 15 Mei 2023
Heru Turun Tangan Soal Ruko Capok Jalan, Wali Kota Jakut & Camat Jangan Diem Bae
Ruko di Pluit, Jakut.
-

RN - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (HBH) akhirnya turun gunung. Dia meminta kepada wali kota dan camat mencek izin ruko yang campok jalan.

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana diminta segera untuk mengecek IMB bangunan ruko di Jl Niaga Pluit, Penjaringan, yang disebut 'memakan' bahu jalan. HBH menyebutkan bangunan itu sudah lama berdiri.

"Bangunan itu sudah lama, kalau yang penting pemda, wali kota, pemda sesuai aturan. Saya sudah minta Pak Wali Kota untuk melihat trasenya, melihat aturannya, melihat IMB-nya," kata Heru Budi di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5) malam.

BERITA TERKAIT :
Pedagang Waduk Pluit Curhat Ke Kaesang, Wali Kota Ali Mane Nih 
Misteri Kaisar Jepang 'Mesem-Mesem' Di Rumah Pompa Waduk Pluit

Heru mengatakan pembongkaran ruko harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurut dia, pemilik juga bisa membongkar ruko itu sendiri.

"Ya kalau bisa bongkar sendiri, kan sesuai aturan aja, aturannya gimana," kata Heru.

Heboh ruko caplok jalan berawal dari RT setempat, Riang Prasetya, beradu mulut dengan pemilik usaha. Riang mengungkap permasalahan ini sudah terjadi sejak 2019.

Riang menjelaskan awalnya pada Kamis (11/5) dirinya datang ke lokasi. Riang mengaku mulanya ia datang untuk mengapresiasi salah satu pemilik ruko lain yang secara sadar membongkar betonnya.

"Jadi saya perlu jelaskan bahwa kemarin itu saya datang ke salah satu Blok Z8 Selatan Nomor 1 di Captain Barbershop. Pada dua hari sebelumnya saya ada kirim surat ke pihak pemilik barbershop itu untuk melakukan pembongkaran karena bahu jalannya sudah dibeton. Lalu ditindaklanjuti dengan pembongkaran dengan kesadaran sendiri," kata Riang.

"Nah, setelah pembongkaran itu, saya mau memberikan suatu apresiasi dengan mengucapkan terima kasih kepada warga saya yang begitu sadar memang itu dilakukan untuk kepentingan lingkungan. Nah, saya datanglah ke situ. Bukan untuk bertemu dengan yang kemarin saya bertemu di lokasi saat kejadian," lanjut dia.