Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Final Liga Hoki Es, Kapten Batavia Demons Cetak Hattrick

Tori | Rabu, 09 November 2022 - 10:27 WIB
Final Liga Hoki Es, Kapten Batavia Demons Cetak Hattrick
Kapten dari Tim Batavia Demons, Jonathan Sudharta
-

RN - Liga Hoki Es yang digelar pertama kali sejak pandemi, resmi berakhir dengan klub hoki es tertua di Indonesia 'Batavia Demons' keluar sebagai juara.

Di laga final, Batavia Demons menang atas Badax dengan skor 10-6.

Liga Hoki Es 'Indonesia Ice Hockey League (IIHL) City Vision 2022' merupakan kompetisi olahraga nasional yang diinisiasi oleh Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI) sebagai strategi pengembangan cabang olahraga (cabor) hoki es di Indonesia.

BERITA TERKAIT :
Omzet Dagang Jadi Naik, Ini Pemburu Hoki Gerhana Bulan Total Di DKI

Sebanyak empat klub hoki es ternama di Indonesia turut berlaga di ajang yang berlangsung di BX Rink - Bintaro Jaya Xchange, yaitu Batavia Demons, Panthers, Badax dan Dragons.

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, IIHL tahun ini berlangsung lebih sengit dan menantang. Pasalnya, pemenang liga tahun 2022 ini akan mendapat tiket untuk ikut bertanding di kejuaraan international antar Club di Thailand (land of smile). Hal tersebut membuat para peserta sangat terpacu dalam upaya memenangkan pertarungan sengit selama empat bulan terakhir.

Di babak final, Jonathan Sudharta kapten klub Batavia Demons dengan sejarah tertua di Indonesia tersebut mencetak hattrick (tiga goal) di partai puncak.

Badax lawan Bataia Demons di final merupakan tim dengan average age termuda, team hoki es dengan pemain muda paling berpotensi di negeri ini.

Batavia Demons memiliki sederet pemain dengan pengalaman berlaga di berbagai kompetisi lokal maupun internasional. Sejak didirikan, Batavia Demons telah menjuarai berbagai kompetisi, di antaranya, Indonesia Ice Hockey Tournament (IIHT) 2014 dan 2015, Malaysia Ice Hockey Tournament (MIHT) 2015, serta ajang Singapura Lion City Cup 2016 Ice Hockey Tournament.

Pada tahun 2016 tersebut, Batavia Demons juga berhasil mengalahkan tim hoki dari Finlandia, Kanada, Rusia dan Amerika Serikat. Pada tahun 2017, beberapa pemain unggulan Batavia Demons pun tergabung dalam Tim Nasional Hoki Es Indonesia yang mewakili negara dalam ajang Asian Winter Games di Sapporo, Jepang.

“Kami sangat senang dan bersyukur bahwa Liga Hoki Es yang pertama kali digelar setelah dua tahun vakum ini berjalan lancar dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta dan penonton. Kami berharap kesuksesan Liga Hoki Es di Indonesia ini dapat menjadi sinyal positif terhadap perkembangan cabang olahraga hoki es nasional," ujar Ketua Federasi Hoki Es Indonesia,
Ronald Situmeang.

"Kami juga mengucapkan selamat kepada sang juara Batavia Demons dan berharap agar klub-klub yang bertanding di liga ini juga dapat mewakilkan Indonesia di kompetisi internasional kelak,” imbuhnya.

Sementara itu, Batavia Demons yang menjadi juara liga ini menyatakan optimismenya terhadap perkembangan cabang olahraga hoki es di Indonesia.

"Kemenangan ini menjadi bentuk kebangkitan olahraga hoki es Indonesia yang sempat melewati masa berat akibat pandemi. Kami mengucapkan terima kasih kepada para panitia yang telah bekerja optimal demi terlaksananya liga serta dukungan penggemar setia olahraga hoki es. Ke depan, kami percaya, cabor hoki es nasional akan terus berkembang dan kami juga meminta dukungan masyarakat pada Tim Nasional Hoki Es Indonesia yang akan berlaga dalam Kejuaraan Dunia IIHF Divisi IV di tahun depan,” ucap Jonathan.

Sejak FHEI berdiri pada 2016, cabor hoki es nasional mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Cabor hoki es sendiri sebenarnya telah ada di Indonesia selama kurang lebih dua dekade, namun dahulu lebih dikenal sebagai olahraga rekreasional.

Berkat peran federasi dan penggemar setia, saat ini hoki es sudah semakin dikenal publik sebagai alternatif cabang olahraga yang memiliki karakteristik cepat, tangkas, dan keras.

Meskipun biasanya dimainkan di negara belahan utara yang memiliki musim dingin, tetapi potensi cabor hoki es di negara tropis seperti Indonesia pun menjanjikan, karena menjadi cabor yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri.