Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Gerakan Mahasiswa dan Panggilan Revo

Tori | Rabu, 14 September 2022 - 13:55 WIB
Gerakan Mahasiswa dan Panggilan Revo
Mahasiswa yang tergabung dalam Masyarakat Kalteng Menggugat (MKM) berunjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (5/9/2022)/ANTARA FOTO/Makna Zaezar
-

ADA seorang yang bicara berulang-ulang kepada saya bahwa pemerintah akan turunkan harga BBM. Presiden yang dulu-dulu juga sesudah naikkan BBM lalu begitu ada protes mereka turunkan.

 

Saya bilang pada ‘tu orang, econ Indonesia secara macro buruk. Utang ke China yang normal 5 M dolar, yang under table 18 M dolar.Tak mungkinlah harga BBM diturunkan.

BERITA TERKAIT :
Korps PMII Kota Bekasi Teriak Sahkan Perda Perlindungan Anak
Investasi Bodong Kini Masuk Kampus, Jangan Percaya Janji Surga

Walau harga minyak dunia turun, kita tidak membelinya spot tapi long term. Syukur-syukur BLT berlanjut. Lagipula tahap juang sekarang bukan soal harga BBM saja tapi sudah soal panggilan revolusi. Dengar tidak narasi BEM SI dan GMNI, Kamis (8/9/2022), itu sudah panggilan revolusi. Kataku.

Kita lihat saja nanti, kata ‘tu orang ngotot halus.

Kalau lihat saja nanti, buat apa lu orang omong ama gua sekarang, kata saya mengonci dialog.

Aksi mahasiswa akhir-akhir ini luar biasa. Berjalan di seluruh Indonesia bahkan kota-kota kecil.

Yang berlaku tampaknya kepemimpinan digital. Ketika mereka umumkan akan gerak tanggal sekian di tempat itu, pada hari H mereka sudah kumpul di situ.

Pentas pun tertib. Pidato mereka bagus-bagus. Gerakan mahasiswa selain sarana juang juga arena pematangan kepribadian dan karakter mahasiswa. Lihatlah tokoh-tokoh resmi sekarang, pidato saja tak menarik. Apalagi saat kembangkan pikirannya. Yang meriah kembang-kembangnya, buah pikirannya sendiri tak ada.

Gerakan mahasiswa sekarang InsyaAllah mencapai sasaran. Kepemimpinan kolektif dengan kerja secara digital. Berbeda dengan kepemimpinan KAMI tahun 1966.

Sementara pihak pengaman masih mengulang cara-cara sebelum kasus Sambo.

Setelah kasus Sambo moral juang mahasiswa bertambah tinggi. Pihak pengaman bikin apa saja diteriaki Sambo.

Sambo menjadi dixie yang magical dan bereffect kontroversial bagi yang dengar. Ada yang merasa perih dan ada yang merasa gurih.

Saluut kepada mahasiswa Indonesia. Gerakan Anda jelas masih perlihatkan karakter intelectualism. Semoga berjaya.

 


Ridwan Saidi
Budayawan