Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Mudik Tiba, Jangan Sampai Toilet Jalan Tol Bau Pesing 

NS/RN | Kamis, 07 April 2022
Mudik Tiba, Jangan Sampai Toilet Jalan Tol Bau Pesing 
-

RN - 3,8 juta jiwa diperkirakan akan melintas di jalan tol saat musim mudik. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meminta kepada para Badan Usaha Jalan Tol atau BUJT untuk menyediakan fasilitas toilet sementara atau temporary toilet. 

Penyediaan toilet ini harus sebanyak mungkin di Tempat Istirahat dan Pelayanan. Selain itu, Basuki juga meminta agar toilet tidak bau pesing.

"Kami meminta kepada para BUJT untuk menyiapkan toilet sementara atau temporary sebanyak-banyaknya, karena terdapat sekitar 3,8 juta yang akan menggunakan jalan tol," ujar Menteri Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (6/4).

BERITA TERKAIT :
Alhamdulillah, Kasus Timah Kalah Dengan Perputaran Duit Lebaran Rp 369,8 Triliun
Jakarta Macet Lagi, Warga: Kite Setres Lagi Aja 

Kementerian PUPR menurut Basuki, akan memberikan perhatian untuk peningkatan pelayanan pengguna jalan tol di rest area dengan meningkatkan berbagai fasilitas pelayanan, di antaranya UMKM, toilet bersih, penyediaan prasarana dan sarana bagi disabilitas, fasilitas ibadah, penataan taman.

"Jadi kami mohon kepada para BUJT untuk menyiapkan temporary toilet sebanyak mungkin," kata Basuki.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menyampaikan bahwa keberadaan TI/TIP (rest area) juga menjadi faktor penting BPJT beserta Badan Usaha Jalan Tol dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna tol.

Danang mengatakan pengelolaan di rest area akan menerapkan physical distancing dan memastikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 terlaksana.

Selain itu, membatasi kapasitas parkir maksimum 50 persen dan waktu singgah pengunjung, menyiagakan petugas operasional dan pos pengamanan, dan manajemen pengelolaan antisipasi kepadatan kendaraan bersama pihak kepolisian.