Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Warga Mimika Minta Direkrut Jadi Relawan PON 

NS/RN/NET | Senin, 06 September 2021 - 02:13 WIB
Warga Mimika Minta Direkrut Jadi Relawan PON 
Warga Mimika minta dilibatkan di PON. Foto: Seputar Papua.
-

RN - Sekelompok warga orang meminta kepada pemerintah daerah dijadikan relawan PON. Sebagai putra asli daerah, warga meminta dilibatkan dalam ajang pesta olahraga.

Dikutip dari media online Seputar Papua, aksi warga itu dilakukan pada Sabtu (4/9/2021). Mereka mendatangi Sekretariat Sub PB PON XX Mimika Bidang SDM menuntut direkrut sebagai relawan PON.

Para pendemo menuntut Bupati Mimika Eltinus Omaleng agar mengeluarkan surat khusus untuk merekrut relawan PON yang berasal tanpa memberi syarat sertifikat vaksin.

BERITA TERKAIT :
Lagu 'Aku Papua' Di PON Yang Kini Jadi Masalah 
Lagu Pembukaan PON 'Aku Papua' Digugat Istri Franky Sahilatua 

Pendemo menuntut agar dilibatkan dalam PON XX Papua 2021 sebagai relawan tanpa syarat memiliki sertifikat vaksin. Jika tidak dilibatkan, pendemo meminta PON dipindah ke daerah lain.

Ketua Panitia Perekrutan Relawan SUB PB PON Mimika, Yuda Noya saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya tidak dapat memastikan dapat penuhi tuntutan warga itu.

Sebab dijelaskannya, panitia yang terlibat juga harus mengikuti arahan yang ditetapkan oleh Kementerian dan Bupati. Terutama terkait salah satu syarat mutlak adalah wajib vaksin bagi calon relawan PON XX di masa pandemi ini.

“Itu bukan kita di Timika saja, tapi diarahkan dari pusat yaitu dari Kementerian. Kami juga sebagai panitia harus vaksin, makanya untuk relawan juga sama harus divaksin,” terang Yuda saat ditemui di Sekretariat Sub PB PON XX Mimika Bidang SDM, Sabtu (4/9/2021).

“Kami sebagai panitia juga ada yang baru divaksin beberapa hari lalu, karena kitapun diperhadapkan dengan aturan untuk terbentuknya imunitas tubuh. Apalagi PON ini benar-benar ditail,” terangnya.