Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Lionel Messi Cs Bikin Klub Negeri Zionis Ini Kecewa Berat

ERY | Senin, 19 Juli 2021 - 19:44 WIB
Lionel Messi Cs Bikin Klub Negeri Zionis Ini Kecewa Berat
Ilustrasi para pemain Barcelona - Net
-

RN - Tim raksasa LaLiga, Barcelona, dikabarkan telah membuat salah satu klub Israel, Beitar Jerusalem, kecewa berat lantaran membatalkan pertandingan persahabatan antara kedua kubu.

Barcelona dan Beitar Jerusalem sebelumnya dijadwalkan akan melakoni pertandingan persahabatan pramusim 2021-2022. Laga ini akan digelar pada 4 Agustus di Stadion Teddy Yerusalem.

Dilansir dari Jewish Telegraphic Agency, Barcelona dengan tegas menolak pertandingan ini setelah mendapat desakan dari warga Palestina, agar tidak bermain di Israel.

Sebelumnya, Sami Abou Shehade, anggota parlemen Arab Israel, telah menulis surat terbuka kepada Barcelona agar membatalkan rencana pertandingan persahabatan ini.

Selain itu, Jibril Rajoub, ketua Asosiasi Sepakbola Palestina, juga mendesak Barcelona untuk tidak menggelar pertandingan di Yerusalem.

Keresahan warga Palestina akan digelarnya laga antara Beitar Jerusalem kontra Barcelona ini bukan tanpa sebab, mengingat klub asal Israel ini punya reputasi buruk di mata negara yang didominasi kaum muslim.

Diketahui, basis pendukung garis keras Beitar pernah meneriakkan “Matilah orang Arab”, dan melecehkan orang Arab di sebuah mall di dekat stadion. Selain itu, Beitar menjadi satu-satunya klub Israel yang tidak pernah memiliki pemain Arab di skuatnya.

Alhasil, menyusul penolakan Barcelona ini berujung pada pembatalan jadwal pertandingan. Namun, Barcelona belum menutup pintu kesempatan menghadapi Beitar jika venue diganti ke tempat lain.

Hal ini membuat pemilik Veitar, Moshe Hogeg, mengungkapkan kekecewaannya melalui postingan di Facebook. Di sisi lain, pihak Barcelona belum menanggapi secara terbuka terkait situasi ini.

“Saya tidur dengan hati yang berat, banyak berpikir, dan memutuskan bahwa di atas segalanya, saya adalah orang Israel dan Yahudi yang bangga,” tulisnya.

“Pertandingan melawan Beitar Yerusalem harus berlangsung di Yerusalem, dan jika alasan untuk itu tidak terjadi di Yerusalem adalah politik, dan saya menyerah, saya tidak akan berdamai dengan diri saya sendiri,” sambungnya.

Meski diliputi rasa kecewa, namun Hogeg tetap menghormati keputusan Barcelona karena klub sepak bola Spanyol ini bukanlah klub politik dan tidak ingin terlibat dalam konflik antara Israel dan Palestina.

BERITA TERKAIT :
Cristiano Ronaldo Tetap di Old Trafford Seusai Gantung Sepatu
Bikin Barcelona Jeblok, Nasib Koeman di Ujung Tanduk