Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Viral Rombongan Mobil Pejabat Halangi Ambulans, Siapa yang Perlu Prioritas Utama? Ini Kata Polisi

DIS/RN | Sabtu, 26 Juni 2021 - 18:39 WIB
Viral Rombongan Mobil Pejabat Halangi Ambulans, Siapa yang Perlu Prioritas Utama? Ini Kata Polisi
-

RN - Viral di jagad sosmed sebuah video ambulans tertahan oleh iring-iringan mobil yang diduga rombongan pejabat.

Rekaman berdurasi 27 detik tersebut diunggah oleh akun instagram @warung_jurnalis.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (23/6/2021).

BERITA TERKAIT :
Jakarta Macet lagi saat Penerapan Ganjil Genap, Netizen Malah Senang
Viral, Helm DKI Dishub Dicuri di Balaikota

Dalam video tersebut terlihat ambulans Puskesmas Cilincing itu diberhentikan oleh petugas Dinas Perhubungan yang lebih mendahulukan rangkaian mobil berwarna hitam.

Perekam dalam video itu pun berteriak kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang menahan laju agar diberi jalan.

"Guys ambulans tidak menjadi prioritas, Guys. Kita ditahan, kita ditahan. Masuk saja. Pak, emergency, Pak, emergency, Pak, emergency, emergency, emergency. Status merah, Pak, nggak dikasih jalan," ucap seseorang di video tersebut.

Lantas yang menjadi pertanyaan siapa yang harus didahulukan terlebih dahulu?

Menanggapi kejadian tersebut, Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono pun berikan penjelasan.

"Priorotas milik ambulans yang membawa orang sakit pastinya, namun kasus yang terjadi harus dilihat di lapangan. Misalnya di jalur perempatan diberhentikan karena ada iringan prioritas yang akan lewat, jika iringan itu berkecepatan tinggi tetap diberhentikan mendadak maka akan berpotensi laka lantas" kata Argo saat dihubungi GridOto.com, Sabtu (26/6/2021).

"Maksudnya bila iring-iringan sudah terlalu dekat dengan titik stop dan kalau dihentikan mendadak membahayakan bisa jadi ambulans yang akan tertahan," sambungnya.

Namun kata Argo jika masih ada jarak aman seharusnya didahulukan ambulans yang membawa orang sakit.

"Semua kembali ke diskresi anggota saat di lapangan karena situasional," tutupnya