Berita Indonesia terkini politik, ekonomi, megapolitan , Politik, senayan, nasional balaikota, olahraga, lifestyle dan hiburan ditulis lengkap dan mendalam - Radarnonstop.co

Program Pelatihan Vokasi Buat Pencaker Dari BPJSTK Cikarang

BUD | Senin, 14 Oktober 2019 - 11:05 WIB
Program Pelatihan Vokasi Buat Pencaker Dari BPJSTK Cikarang
-

RADAR NONSTOP - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Bekasi Cikarang menggelar program pelatihan vokasi untuk peserta yang sedang mencari kerja ataupun yang mengalami PHK baik dikarenakan berakhirnya kontrak kerja maupun kejadian tertentu yang tercantum dalam penjanjian kerja.

Program pelatihan vokasi yang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan ini diselenggarakan sebagai penunjang visi besar negara serta menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan bersertifikasi.

Kepala BPJSTK Kantor Cabang Bekasi Cikarang, Achmad Fatoni mengatakan, program pelatihan vokasi ini merupakan program piloting untuk mendekatkan diri pekerja dengan kebutuhan pelaku usaha.

"Kami bekerjasama dengan dua lembaga pelatihan yaitu PT. Meta Atmi Didatic (Cikarang Techno Park) dan PT. Fuji Bijak Prestasi. Pelatihan yang disediakan oleh BPJSTK Bekasi Cikarang dan LPK terbagi menjadi enam jenis pelatihan, antara lain Pelatihan Basic Hospitality, Pelatihan Basic Manufacturing, Pelatihan Bekerja Pada Ketinggian Tingkat II, Pelatihan Pengoperasian Forklift, Teknisi Lisrik dan Operator Crane. Diharapkan dengan adanya program pelatihan vokasi ini, pekerja dapat kembali produktif dan bisa kembali bersaing didunia kerja,” bebernya belum lama ini.

Menurut Fatoni, BPJSTK mensyaratkan beberapa hal bagi yang akan mendapatkan program tersebut. Antara lain: WNI dengan NIK valid, minimal kepesertaan 1 Tahun pada program BPJS Ketenagakerjaan dan sedang mencari kerja, ter-PHK baik dikarenakan berakhirnya kontrak kerja maupun kejadian tertentu yang dicantumkan dalam perjanjian kerja, usia maksimal 40 tahun.

Disamping itu terdapat beberapa kriteria bagi keberlangsungan pelatihan agar terjaminnya mutu bagi peserta, antara lain: lembaga dengan izin operasional resmi, BLK milik pemerintah maupun swasta, memiliki minimal dua jenis modul pelatihan, dan memiliki kerjasama dengan perusahaan penyerap tenaga kerja. Alokasi serapan pelatihan vokasi ini tersebar dalam semua segmen pekerjaan, diantaranya pekerja pada industri digital dan kreatif, jasa kemasyarakatan, konstruksi, maritim, pengolahan dan wirausaha.

Hingga Oktober 2019 jumlah peserta yang mengikuti pelatihan vokasi ini berjumlah total 194 peserta, dengan rincian pelatihan basic manufacturing sudah terselenggara dalam 8 gelombang dengan total 174 peserta dan pelatihan basic manufacturing sudah terselenggara dalam 1 gelombang dengan total 20 peserta.

baca juga :